SEMARANG, beritajateng.tv – Kisah pahit yang Mita alami selama 12 tahun pernikahan ternyata menyisakan luka yang lebih dalam. Tak hanya ia yang harus berjuang melawan depresi, sang anak, Yaya (nama samaran), juga dugaan kuat menjadi korban kekerasan seksual yang meninggalkan trauma berat.
Peristiwa memilukan itu terjadi pada 2024, saat Agus datang ke rumah dan meminta izin untuk memandikan Yaya. Momen yang seharusnya biasa justru berubah menjadi awal terungkapnya kejadian tragis.
Setelah mandi, anak Mita tersebut langsung menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman. Ia menangis dan mengeluhkan rasa perih di bagian tubuh sensitifnya. Melihat kondisi tersebut, Mita segera membawa anaknya ke rumah sakit untuk diperiksa.
Namun di ruang pemeriksaan, Yaya memilih diam. Ia tampak ketakutan dan belum mampu mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi. Hingga akhirnya, setelah berada di rumah dan dalam suasana lebih tenang, Yaya mulai membuka suara.
BACA JUGA: Tragis! 12 Tahun Menikah, Wanita Ini Depresi Gegara Ditulari Virus Kelamin Hingga Depresi
Dengan pendekatan perlahan, Mita mencoba bertanya. Dari situlah pengakuan mengejutkan muncul. Yaya mengatakan bahwa dirinya “dimainin” oleh Agus. Saat ditanya lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaku memasukkan jari telunjuk ke alat kelaminnya.
Tak hanya itu, Yaya bahkan masih mengingat detail kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa tangan kanan yang di gunakan dan mengaku peristiwa itu terjadi satu kali dalam kejadian yang ia ceritakan saat itu.
“Dimasukin pakai jari telunjuk. Dia (Yaya) bilang, “Jari telunjuk yang mana?” Tangan kanan. Dia masih ingat itu. Iya. Masih ingat berapa kali? Saya tanya. Satu kali. Sudah. Itu pengakuan di saya itu saja pada saat itu.” kata Mita, seperti beritajateng.tv kutip dari kanal YouTube Denny Sumargo, 10 April 2026.
Namun, fakta lain mulai terungkap. Mita menduga tindakan serupa pernah terjadi sebelumnya, sekitar Agustus 2024, saat ia tidak berada di rumah. Karena usianya masih kecil, Yaya hanya mampu mengingat bahwa kejadian itu terjadi pada hari Sabtu.
BACA JUGA: Waspada Adanya Virus Nipah, Begini Cara Mencegah Terjadi Penularannya
Hasil pemeriksaan medis pun menguatkan dugaan tersebut. Berdasarkan visum, ditemukan adanya pelebaran pada organ intim Yaya yang mengarah ke sisi kanan. Temuan ini selaras dengan keterangan yang ia sampaikan dalam proses hukum.
Peristiwa pada 17 Desember 2024 menjadi titik paling membekas bagi Yaya. Sejak saat itu, ia mengalami perubahan perilaku yang signifikan. Rasa takut, kecemasan, hingga trauma mendalam mulai terlihat dalam kesehariannya. (*)





