Program tersebut rencananya akan mulai sosialisasi pada September 2026. PDAM Tirta Moedal menargetkan penambahan sekitar 10.000 sambungan rumah baru setiap tahun melalui skema pembiayaan tersebut.
“Kami berharap masyarakat memanfaatkan program ini. Target kami ada 10 ribu sambungan baru setiap tahun, dan kerja sama ini harapannya dapat membantu mencapainya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Bisnis Syariah Bank Jateng Syariah, Ludri Ambar Wiyatni, menyambut baik kerja sama tersebut.
Menurutnya, sinergi ini diharapkan memberikan manfaat bagi PDAM, karyawan, maupun masyarakat luas.
“Kami berharap kerja sama ini membawa keberkahan dan manfaat bagi kedua belah pihak. Kami siap mendukung pembiayaan pengembangan jaringan PDAM, pembiayaan sambungan baru pelanggan, hingga berbagai fasilitas keuangan bagi karyawan,” ujar Ludri.
Selain pembiayaan sambungan rumah, Bank Jateng Syariah juga membuka peluang kerja sama di bidang investasi pengembangan jaringan air bersih.
Tak hanya itu, tersedia pula berbagai produk pembiayaan syariah bagi pegawai PDAM, seperti pembiayaan multiguna, perumahan, hingga haji dan emas. (*)





