PDI Perjuangan Jatim Studi Banding ke Jateng, Pelajari Strategi Pemenangan Elektoral

Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto menyerahkan cinderamata ke Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi. (DPD PDI Perjuangan Jateng)

SEMARANG, 24/7 (beritajateng.tv) – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur (Jatim) melakukan studi banding ke DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah (Jateng), Minggu (24/7/2022). Studi banding dilakukan karena kader banteng di Jatim ingin belajar strategi pemenangan elektoral di Jateng.

Rombongan DPD PDI Perjuangan Jatim dipimpin Ketua DPD Kusnadi dan Sekretaris Sri Untari. Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto menyambut langsung studi banding “Penerapan Strategi Pemenangan Elektoral Terpimpin Berbasis Gotong Royong (Komandante Stelsel)” yang digelar di Panti Marhaen, Semarang tersebut.

Ikut hadir di acara tersebut Bendahara DPD PDI Perjuangan Jateng Agustina Wilujeng, Wakil Sekretaris Sumanto, dan pengurus DPD. Sedangkan dari DPP, hadir Wakil Sekjen Bidang Program Pemerintahan Arief Wibowo.

Bambang Wuryanto mengungkapkan pihaknya merasa tersanjung dengan adanya studi banding tersebut. Sebab merupakan sebuah kehormatan mendapatkan kunjungan dari DPD PDI Perjuangan Jatim.

“Ini ahistoris, maka waktu itu saya bilang coba dipastikan dulu pakai surat. Kenapa saya bilang ahistoris, karena historisnya Jawa Tengah ini di bawah Jawa Timur. Kenapa begitu, karena Jawa Timur itu Majapahit bos. Majapahit itu kerajaan yang luar biasa setelah itu pecah-pecah geser ke Jateng. Jadi sesungguhnya awunya Jateng kalah sama Jatim. Maka bagi saya kunjungan ini adalah kunjungan kehormatan,” kata pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu.

Bambang Pacul menambahkan, pihaknya memilih sistem pemenangan elektoral harus dipimpin oleh partai, karena saat ini yang banyak terjadi adalah elektoral berbasis individual.

“Jadi Komandante Stelsel atau sistem gotong royong di dalam pemilu kita sudah kita uji empiris, yakni pertama kita lakukan pada Pilkada Banyumas tahun 2013, dan pada Pemilu 2019 di Wonogiri. Bersama dengan Ketua DPC Wonogiri yang melaksanakan di lapangan kita tata, dilakukan dan berhasil,” jelas Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu tersebut.

Dia menegaskan, spirit gotong-royong dan kekeluargaan menjadi syarat mutlak dalam implementasi komandante stelsel. Sehingga pada tahun 2024, PDI Perjuangan Jateng dan Jatim bisa menang secara spektakuler.

Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng Sumanto menambahkan, studi banding ini juga sekaligus menjadi sarana tukar informasi agar DPD PDI Perjuangan di Jateng dan Jatim bisa menjadi lebih solid.

Jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jateng foto bareng DPD PDI Perjuangan Jatim. (DPD PDI Perjuangan Jateng)

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi mengatakan, studi banding ini untuk lebih menguatkan spirit gotong-royong dan kesiapan partai, khususnya di Jatim, dalam menghadapi Pemilu 2024.

“Ini tindak lanjut rapat DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang diperluas. Kita sudah menyepakati bahwa untuk tahun 2024 yang akan datang, sebagaimana amanah Rakernas diterapkan sistem komandante stelsel,” kata Kusnadi.

Dalam studi banding tersebut, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPC PDI Perjuangan se-Jatim, serta badan partai ikut dihadirkan. Mereka diajak mempelajari dan mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2024 dari keberhasilan DPD PDI Perjuangan Jateng selama ini.

“Mari kita bergotong-royong mencapai kemenangan. Mari kita bersama-sama mewujudkan kemenangan demi kepentingan rakyat semata,” katanya. (*)

editor: ricky fitriyanto

Leave a Reply

Your email address will not be published.