BLORA, beritajateng.tv – Jelang Idul Adha menjadi berkah tersendiri bagi pedagang hewan kurban di Kabupaten Blora.
Tak terkecuali pedagang hewan kurban asal Desa Palon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora Jawa tengah ini.
Ia adalah Tekad, pedagang sapi yang sejak 2018 lalu sudah menggeluti ternak sapi. Sapi-sapinya sudah menjadi langganan setiap tahun haji, untuk selanjutnya di sembelih sebagai hewan kurban.
Tahun ini Tekad mengaku orderannya meningkat signifikan jika ia bandingkan dengan tahun lalu.
“Ya, tahun ini Alhamdulillah penjualan meningkat. Kalau tahun 2022 lalu kan terkendala musim PMK. Namun kalau sekarang meskipun masih ada PMK dan LSD akan tetapi tak separah tahun lalu’’,ungkap Tekad, Rabu 7 Juni 2023.
Pesanannya tak hanya datang dari dalam kota Blora saja. Namun pedagang hewan kurban asal Blora ini mengaku pesanannya sampai Demak, Semarang, Jakarta.
Bahkan instansi perbankan seperti, Bank Indonesia dan BUMN Waskita Karya juga ikut masuk daftar pemesan hewan kurban miliknya.
“Kemarin orang Demak kesini beli yang berat 700 kg, kalau dekat perkilonya saya hargai Rp. 55.000. Tahun lalu saya antar ke Jakarta perkilonya Rp. 60.000, kalau tahun ini alhamdulillah naik Rp.62.000”, jelas Tekad.
Pedagang Hewan Kurban di Blora Cegah PMK dengan Vaksin
Tekad menambahkan saat ini sapi sapi miliknya sudah mendapatkan antisipasi dini dengan vaksin PMK. Sehingga kondisi hewan kurban miliknya dalam kondisi sehat sehat.
Meski demikian, Tekad tidak hanya menunggu petugas kesehatan hewan untuk jemput bola memberi vaksin LSD. Tekad bahkan berinisiatif langsung vaksinasi hewan kurban miliknya.
“Sapi saya sudah mendapat vaksin PMK jadi sehat sehat. Besuk saya sudah kirim ke Jakarta untuk instansi Bank Indonesia di pusat. Kalau Bank Indonesia Semarang masih menunggu putusan rapat, ” ungkapnya.
Tekad bersyukur sapi-sapi miliknya telah banyak terjual dan di pesan hingga luar daerah.
“Alhamdulillah banyak yang order, bahkan dari dalam dan luar kabupaten Blora juga banyak yang pesan,” jelasnya.





