SURAKARTA, beritajateng.tv – Pagi itu, suasana aula SMK Negeri 6 Surakarta terasa lebih hangat dari biasanya. Sejumlah siswa duduk rapi sambil menunggu momen yang bagi mereka terasa istimewa: penyerahan beasiswa Gold Generation dari PT Pegadaian Kanwil XI Semarang.
Di balik seremoni sederhana tersebut, tersimpan harapan besar tentang masa depan generasi muda di Surakarta.
Program beasiswa ini menjadi bagian dari komitmen Pegadaian dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus literasi keuangan generasi muda. Melalui tema Gold Generation, perusahaan ingin menyiapkan siswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Deputy Bisnis Area Surakarta Anas Sulistyo menegaskan bahwa beasiswa gold generation ini merupakan investasi jangka panjang bagi generasi muda.
“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial. Kami melihatnya sebagai investasi masa depan agar para siswa tumbuh menjadi generasi emas yang cerdas secara akademis sekaligus bijak secara finansial,” ujarnya.
Tak sekadar menyerahkan bantuan pendidikan, Pegadaian juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan pentingnya kebiasaan menabung dan berinvestasi sejak dini. Edukasi mengenai tabungan emas menjadi bagian dari upaya membangun literasi keuangan siswa agar lebih siap mengelola keuangan di masa depan.
Kepala sekolah Twiti Ertianti menyambut hangat kolaborasi tersebut. Ia melihat program ini sebagai suntikan motivasi bagi siswa untuk terus berprestasi tanpa terbebani biaya pendidikan.
BACA JUGA: Pegadaian Kanwil XI Semarang Kick Off Business Case Competition di Unnes, Ajak Mahasiswa Ciptakan Solusi Finansial
“Kami berharap bantuan ini mendorong siswa lebih percaya diri mengejar prestasi akademik maupun non-akademik,” katanya.
Dari sudut pandang perusahaan, program ini juga mencerminkan tanggung jawab sosial yang berkelanjutan. Pemimpin Wilayah Kanwil XI Semarang M. Aries Aviani Nugroho menilai pendidikan sebagai fondasi penting kemajuan bangsa.
“Kami ingin siswa semakin giat belajar dan siap menghadapi dunia kerja yang terus berubah. Pendidikan adalah pilar kemajuan bangsa,” ujarnya.





