Pendidikan

Pemkab Blora Teken PKS Pembangunan SDM dengan Politeknik PU

×

Pemkab Blora Teken PKS Pembangunan SDM dengan Politeknik PU

Sebarkan artikel ini
Politeknik PU
Penandatanganan kerja sama antara Pemkab Blora dan Politeknik PU. (Foto: Heri/beritajateng.tv).

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Politeknik PU Semarang terkait rintisan program beasiswa untuk mahasiswa dari Blora.

Bupati Blora, H. Arief Rohman memimpin bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra, Agus Puji Mulyono, Kepala Dinas Sosial P3A, Luluk Kusuma Agung Ariadi, AP., Kepala DPUPR Ir. Samgautama Karnajaya, Kepala Kepala BPPKAD Slamet Pamudji, SH, dan sejumlah dinas teknis lainnya.

Setibanya di kampus 2 Politeknik Pekerjaan Umum, Jl. Soekarno Hatta nomor 100, Kota Semarang, rombongan Bupati langsung disambut Direktur Politeknik PU, Ir. Brawijaya, S.E., diaspora asalrrd Blora.

PKS tersebut tentang pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), antara Pemkab Blora dengan Direktur Politeknik Pekerjaan Umum. Penandatangan PKS dilakukan oleh Direktur Politeknik PU dengan Kepala Dinas Sosial P3A Blora itu, terkait rintisan program beasiswa untuk mahasiswa dari Blora.

BACA JUGA: Sepeda Listrik di Jalan Raya Dilarang, Pengamat: Cuma Boleh di Area Permukiman, Maksimal 25 Km/jam

Sekilas tentang Politeknik PU

Direktur Politeknik PU Brawijaya, Ir. Brawijaya menyampaikan, Politeknik PU saat ini baru memiliki tiga jurusan program studi. D3 Teknologi Konstruksi Bangunan Air, D3 Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan, serta D3 Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung.

“Berdasarkan arahan Pak Menteri PUPR, sebentar lagi akan kami buka program D4 setara S1. Lulusan Politeknik PU ini 95 persen langsung dipesan berbagai perusahaan kontraktor baik BUMN maupun swasta. Masa depannya bagus. Kami ingin agar anak anak Blora bisa sekolah disini,” ucap Brawijaya.

Menurutnya, pada tahun akademik 2024 ini baru ada 5 calon mahasiswa dari Blora yang lolos menjadi mahasiswa. Harapannya dengan adanya PKS ini kedepan bisa lebih banyak lagi anak-anak Blora yang kuliah di Politeknik PU Semarang. Semester satu hingga semester empat wajib tinggal di asrama kampus.

”Gedungnya baru, terpisah antara asrama putra dan putri. Ada 2 tower, asrama putra dan putri, satu bulannya hanya Rp 150 ribu dapat fasilitas kamar lengkap dengan AC. Kamar mandi dalam shower, tempat tidur, pantry, hingga lemari dan meja belajar,” terang Brawijaya.

Selain kerja sama peningkatan SDM melalui perkuliahan, lembaganya juga siap melaksanakan kerja sama pendampingan pembangunan infrastruktur daerah.

Pasalnya kampus ini juga memiliki fasilitas laboratorium dan bengkel ke-PU an yang lengkap.

Tanggapan Pemkab Blora terkait MoU

Bupati Blora, Arief Rohman bersyukur dan menyambut baik atas terselenggaranya penandatanganan perjanjian kerja sama ini. Menurutnya, inisiatif kerjasama datang langsung dari Direktur Politeknik PU.

“Kebetulan direkturnya, Ir. Brawijaya diaspora Blora, senior kami, alumni SMAN 1 Blora lulusan 1984. Sehingga beliau berkenan membantu Blora dalam pembangunan pendidikan. Ingin agar anak anak Blora banyak yang kuliah, dan kami sambut positif selaras dengan salah satu fokus kami yakni pembangunan SDM,” ucap Bupati Arief.

Untuk tahap awal, ada 5 pelajar Blora yang diterima di Politeknik PU. Salah satunya Siti Khafsoh santri hafidzah penghafal Al-Qur’an lulusan SMAN 1 Ngawen yang beberapa hari lalu kami berikan beasiswa.

Ternyata ada pelajar atau santri perempuan yang berminat kuliah di Politeknik PU dan lolos.

”Setelah kami cek ternyata dari keluarga tidak mampu, untuk itu langsung kami koordinasikan agar bisa menerima beasiswa,” Kata Mas Arief sapaan akrabnya.

Bupati Arief berharap, semoga tahun depan bisa semakin meningkat. Bisa melalui skema beasiswa atau lainnya, sehingga semakin banyak pelajar Blora yang melanjutkan pendidikan ke tingkat Perguruan Tinggi.

“Pendidikan ini merupakan salah satu investasi jangka panjang untuk peningkatan kesejahteraan keluarga. Dengan mendapatkan pendidikan tinggi, banyak anak Blora dari pedesaan yang sukses menjadi tokoh dan menduduki jabatan bagus,” papar Bupati.

Bupati juga meminta DPUPR Blora bisa melakukan kerja sama dengan Politeknik PU. Hal tersebut agar proses pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora bisa ikut ada pengawasan.

Seperti uji teknis kekuatan aspal, kekuatan beton dan lain-lain. Muaranya, kualitas bangunan di Kabupaten Blora sesuai standar Kementerian PUPR.

Usai penandatanganan PKS, Bupati dan rombongan bersama Direktur Politeknik PU untuk keliling kampus.

Melihat berbagai sarana prasarana dan fasilitas pembelajaran perkuliahan. Mulai ruang kelas, laboratorium, bengkel, hingga ke asrama mahasiswa. (*).

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp