Jateng

Pemkot Semarang Siapkan 12 Armada Bus Mudik dan Balik Rantau Gratis

×

Pemkot Semarang Siapkan 12 Armada Bus Mudik dan Balik Rantau Gratis

Sebarkan artikel ini
Pemkot Semarang Siapkan 12 Armada Bus Mudik dan Balik Rantau Gratis
Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti melepas armada bus mudik gratis. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyiapkan 12 armada bus untuk program mudik dan balik rantau gratis.

Pemkot memfasilitasi warga perantauan asal ibu kota Jawa Tengah yang bekerja di sektor informal area Jabodetabek dan kota besar lainnya.

Mereka bisa mendapatkan fasilitas pulang ke daerah asal melalui mudik gratis dan kembali lagi ke perantauan melalui balik rantau gratis.

BACA JUGA: Bazar Ramadan di Balaikota Semarang, Walikota Agustina: Untuk Ringankan Beban Masyarakat

Sebanyak 12 armada bus yang Pemkot siapkan untuk mudik dan balik gratis. Sebanyak tujuh armada mudik gratis di lepas langsung Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, di halaman Balaikota Semarang, Selasa, 25 Maret 2025.

Masing-masing armada memiliki kapasitas 50 orang. Tujuh bus akan mudik gratis dari Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur tujuan terminal Tipe A Mangkang pada 26 Maret 2025.

Sedangkan, lima armada akan balik rantau pada 10 April 2025, dengan menggunakan bus dengan kapasitas masing-masing per armada 50 orang.

Armada akan berangkat dari Terminal Tipe A Mangkang. Selajutnya, berkumpul di Terminal Pekalongan yang akan di lepas secara seremonial oleh Gubernur Jateng.

Agustina menyampaikan, budaya lebaran adalah budaya yang sangat indah di masyarakat Indonesia terutama di Kota Semarang. Ia ingin warganya yang berada di luar kota bisa mudik gratis kembali ke Semarang untuk berkumpul dengan keluarga.

“Dengan adanya bus, kami ingin warga kembali ke Semarang dalam keadaan yang selamat dan gratis. Kami tidak ingin warga naik motor lalu terjebak macet dan pingsan,” kata Agustina.

Dia menyebut, layanan mudik dan balik gratis ini di danai Pemerintah Kota Semarang melalui APBD. Sehingga, bisa menekan biaya perjalanan pribadi warga yang kurang mampu.

Mudik dan Balik Rantau Gratis Bagi Warga Ber-KTP Semarang

Program Mudik Gratis ini untuk warga Kota Semarang berpenghasilan rendah yang bekerja di sektor informal. Di antaranya asisten rumah tangga, pedagang kaki lima, pedangan asongan, buruh pabrik, buruh bangunan, sopir angkutan umum. Serta sopir bajaj, pengemudi ojek online, penyandang disabilitas, dan warga lainnya yang kurang mampu.

Selama perjalanan, para pemudik juga mendapat makan bagi yang tidak puasa. Sementara, yang puasa, pemkot menyediakan makan untuk buka puasa dan sahur.

“Di tengah-tengahnya itu ada di beri juga makan. Kalau yang puasa juga pada saat buka puasa atau ketika melewati sahur itu pemerintah kota menyiapkan makan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Agustina menambagkan, program mudik gratis ini juga untuk mengurangi pemudik yang mengendarai sepeda motor. Sehingga, mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan.

“Kita pernah lihat pemudik sepeda motor luar biasa banyak kemacetab, tidak terpantau kesehatannya. Ini (mudik gratis) bentuk kepedulian kami,” ungkapnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp