Jateng

Pemprov Jateng Bantu Alat Produksi Briket Eceng Gondok untuk Dukung UMKM di Kebondowo

×

Pemprov Jateng Bantu Alat Produksi Briket Eceng Gondok untuk Dukung UMKM di Kebondowo

Sebarkan artikel ini
ahmad luthfi // UMKM jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat menyerahkan bantuan alat teknologi tepat guna kepada kelompok masyarakat Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. (Pemprov Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Para pelaku UMKM di Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang tak lama lagi bisa memanfaatkan bahan bakar alternatif untuk kebutuhan usahanya.

Karena pengelola Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Kebondowo telah menerima bantuan alat untuk mengolah enceng gondok menjadi bahan bakar alternatif.

Selain menghasilkan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, pemanfaatan alat bantuan Pemprov Jawa Tengah ini juga bisa mengatasi problem enceng gondok di danau Rawapening.

Ketua TPS3R Desa Kebondowo, Nurdianto yang dikonfirmasi mengungkapkan, alat produksi bahan bakar alternatif ini bakal dioptimalkan untuk mendukung usaha produktif.

BACA JUGA: Tak Sekedar Lari, Borobudur Marathon 2025 Juga Hadirkan UMKM, Wisata, dan Perputaran Miliaran

Bahan bakar alternatif berupa briket enceng gondok yang dihasilkan, akan dimanfaatkan untuk menopang kebutuhan UMKM yang ada di lingkungan Desa Kebondowo.

“Ada lebih dari 20 orang pelaku UMKM yang bisa memanfaatkan briket eceng gondok ini. Seperti usaha jualan sate, ikan bakar, ayam bakar dan lainnya,” jelasnya, Selasa 27 Mei 2025.

Namun begitu, lanjut Nurdiyanto, yang menjadi fokus saat ini adalah pelatihan penggunaan dan pemanfaatan alat produksi briket enceng gondok tersebut.

Sehingga bantuan dari Pemprov Jawa Tengah ini bisa segera masyarakat manfaatkan. “Kami sudah menyiapkan pelatihan kepada warga agar bisa segera memproduksi,” tambahnya.

Sebagai informasi, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyerahkan bantuan peralatan teknologi tepatguna kepada kelompok masyarakat di Desa Kebondowo.

Bantuan tersebut meliputi peralatan pengolah eceng gondok menjadi bio briket dan paving block. Hal ini merupakan hasil kerjasama antara Pemprov Jawa Tengah bersama Fakultas Teknik UNS Surakarta.

Saat menyerahkan bantuan, di Pendopo Bukit Cinta, gubernur menyampaikan, Jawa Tengah serius pada pembangunan yang mengedepankan inovasi dan berwawasan lingkungan.

BACA JUGA: Gubernur Resmikan Gedung Bank Jateng Klaten dan KCP Jatinom: Dongkrak UMKM Lewat Penyaluran KUR

Salah satunya terwujud melalui alat pembuatan bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Yakni berupa briket serta paving block menggunakan bahan baku eceng gondok.

“Sehingga, anak cucu dan generasi yang akan datang akan tetap bisa menyaksikan dan menikmati keindahan danau Rawapening di Kabupaten Semarang ini,” ungkapnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp