SEMARANG, beritajateng.tv – Kembali ramai sebuah fenomena yang cukup mengerikan yakni sebuah pendakian di tahun 2019. Sepasang kekasih meninggal ‘gancet’ di sebuah gunung terjal Jawa Barat.
Kasus tersebut terbongkar tuntas oleh saksi mata lansung Hiliatus Swada melalui podcast YouTube Bang Denny Sumargo.
BACA JUGA: Kumpulan Fakta Menarik Seputar Film Jangan Panggil Mama Kafir, Sedang Tayang di Bioskop 2025
Gunung yang begitu dekat dengan alam memang terkenal sangat angker dengan berbagai peristiwa yang mengerikan. Namun ada fakta mengejutkan tentang fenomena gancet tersebut melalui penjelasan medis.
Fenomena ‘gancet’ melalui penjelasan medis
Penyebab Awal: Perempuan tersebut mengalami hipotermia ekstrem, yang menyebabkan pembuluh darahnya membesar dan memicu kejang hebat (kram) pada otot-otot di area sensitif.
Faktor Pemicu Utama: Kram parah pada organ intim perempuan itulah yang membuat organ intim laki-laki terjebak dan sulit untuk lepas.
Dugaan sementara, kematian keduanya lantaran oleh kombinasi hipotermia parah serta kondisi fisik yang memburuk akibat suhu ekstrem di pegunungan.
Suhu dingin tersebut juga mempercepat proses pembekuan tubuh.
Ketika proses evakuasi berlangsung, petugas menemukan jenazah dalam keadaan sulit terpisah karena kekakuan tubuh yang sudah terjadi akibat suhu rendah.
Setelah proses penanganan, keduanya akhirnya dimakamkan sesuai prosedur yang berlaku.
Kisah tragis ini menjadi peringatan penting bagi para pendaki, terutama mereka yang masih pemula.
BACA JUGA: Bangga! Indonesia Jadi Satu-satunya Wakil ASEAN Sementara di Piala Asia 2027
Selain potensi gangguan mistis seperti cerita ranger Agam yang mengaku melihat Banaspati di Gunung Rinjani, ancaman nyata seperti hipotermia juga tidak boleh dianggap sepele.
Hindarilah memaksakan diri atau orang lain untuk mendaki saat kondisi fisik maupun cuaca tidak memungkinkan, terlebih jika melanggar etika dan pantangan di alam.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa mengabaikan keselamatan serta melawan aturan alam dapat berujung pada konsekuensi fatal.
Maka dari itu pentingnya kita menjaga keselamatan dan menghargai segala kepercayaan ketika sedang mengunjungi tempat asing khususnya alam. (*)





