BLORA, beritajateng.tv – Seorang penjual tahu keliling, Pariv Satriyowarga, diamankan oleh aparat kepolisian karena terlibat dalam mengenali narkoba sebagai kurir sabu.
Satuan Narkoba Polres Blora berhasil menangkap pelaku dan berhasil menyita sabu seberat 1,48 gram yang tersimpan dalam bungkus rokok.
Pariv mengaku bahwa ia terpaksa menjadikan kurir sabu di Blora sebagai sampingan karena kebutuhan ekonomi yang mendesak.
“Untuk kebutuhan sehari-hari. Awalnya ada ajakan teman,” ungkap Pariv, Kamis, 3 Oktober 2024.
BACA JUGA: Polres Blora Gagalkan Transaksi Sabu di Indekos, Pelaku: Mau Buat Main Slot, Biar Gak Ngantuk
Sebagai penjual tahu keliling, ia merasa penghasilannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam pengakuannya, ia mendapatkan imbalan sebesar 200 ribu rupiah untuk setiap pengiriman sabu.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi, menyatakan bahwa pihaknya masih memburu teman pelaku yang merupakan pemilik sabu tersebut.
“Kita akan terus kembangkan kasus ini. Mohon doanya kepada teman-teman Pers agar bisa menangkap pemasoknya,” jelas Kapolres
Penangkapan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mencegah peredaran narkoba di wilayah Blora.
Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara dan maksimal 20 tahun.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan pentingnya menjaga kesehatan serta keselamatan lingkungan sekitar.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan. Polisi juga tidak segan segan memproses pelaku peredaran barang haram tersebut. (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





