Jateng

PMK Kian Mengganas, Dua Pasar Hewan di Blora Ditutup Sementara

×

PMK Kian Mengganas, Dua Pasar Hewan di Blora Ditutup Sementara

Sebarkan artikel ini
penyebaran PMK
Penyebaran PMK kian mengganas di Blora. (Foto: Heri/beritajateng.tv).

BLORA, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten Blora mengambil langkah tegas dengan menutup sementara dua pasar hewan di wilayahnya. Penutupan ini akan berlangsung selama 14 hari ke depan sebagai upaya mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang tengah mewabah.

Kebijakan ini hadir setelah petugas kesehatan hewan menemukan lima ekor sapi dari luar kota yang terpapar PMK.

“Kami berharap penutupan ini dapat mengurangi risiko penyebaran PMK dari hewan-hewan yang datang dari luar kota,” ungkap Margo Yuwono, Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan Koperasi (Dindagkop) Blora, Jumat, 10 Januari 2025.

Sejauh ini, tercatat 360 kasus sapi yang terpapar PMK di Blora dengan 28 ekor diantaranya berujung pada kematian.

BACA JUGA: Cegah Penyebaran PMK, Pengawasan Lalu Lintas Ternak di Perbatasan Libatkan TNI-Polri

Harapannya, penutupan kedua pasar hewan ini dapat melindungi kesehatan hewan dan masyarakat dari dampak lebih lanjut.

Sementara itu, Pemprov Jateng terus berupaya memperkuat penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Pemprov Jateng melakukan berbagai langkah, seperti melaksanakan vaksinasi dan memperketat pengawasan di pasar hewan. Selain itu, ada koordinasi dengan provinsi lain untuk mengatur transaksi jual beli ternak lintas daerah.

Hewan ternak yang sehat akan mendapat vaksinasi oleh dinas terkait dengan bantuan para relawan. Sementara itu, hewan yang terinfeksi akan mendapat pengobatan.

Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah per 9 Januari 2025, terdapat 2.666 hewan ternak yang diduga terjangkit PMK di Jawa Tengah, yang jumlahnya setara dengan 0,0484% dari total populasi ternak yang melebihi 5,5 juta ekor. (*).

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp