SEMARANG, 8/3 (beritajateng.tv) – Upaya Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk mengatasi persoalan banjir terus berlanjut.
Wali kota perempuan pertama di Kota Semarang tersebut menuturkan jika pihaknya masih terus mengupayakan pembebasan lahan sebagai bagian dari upaya penanganan banjir di ibu kota Provinsi Jawa Tengah.
Hal tersebut dia sampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Kerusakan Insfrastruktur Sumber Daya Air dan Jalan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (8/3/2023).
“Kalau kami dari Pemerintah Kota Semarang ini anggarannya sudah ada. Sudah ada proses lelang sehingga sebenarnya pada tanggal pada bulan Desember ini kan kontraknya (pembebasan lahan) sudah ada. Nah harapannya kan akhir Januari ini sudah selesai, tapi ternyata sampai awal Maret ini masih negosiasi,” terang Mbak Ita, begitu dirinya akrab disapa.
Mbak Ita menjelaskan, warga pemilik lahan belum setuju dengan harga appraisal karena mereka nilai kurang tinggi. Dia berharap kesepakatan harga ganti untung yang sesuai dapat segera warga dapatkan agar proses penanganannya segera berlanjut.
Penanganan rob dan banjir sendiri telah menjadi isu prioritas Mbak Ita sejak awal dia resmi sebagai wali kota Semarang.
”Makanya tadi saya minta kepada Dinas PU pokoknya minggu ini bisa selesai, Saya langsung sampaikan kepada Kepala BBWS untuk bisa mempercepat nilai yang final jadi berapa sehingga kita bisa segera membayarkan kepada masyarakat. Yang membiayai BBWS sehingga kami menunggu harga yang sudah final,” lanjutnya.
BACA JUGA: Guru Honorer di Banjarnegara Akhirnya Jadi PPPK: 14 Tahun Digaji Rp500 Ribu, Perjuangan dari Zaman Pak Ganjar
Rapat Koordinasi Penanganan Kerusakan Insfrastruktur Sumber Daya Air dan Jalan itu sendiri dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Ganjar menyebut, keluhan masyarakat terkait banjir dan kerusakan jalan memenuhi aplikasi kanal aduan LaporGub. Ganjar meminta kepada seluruh pimpinan daerah untuk rajin melaporkan perkembangan penanganan karena perbaikan jalan memerlukan waktu.





