Gaya Hidup

Perkenalan Pertama Bukan Berdasarkan Penampilan, Uniknya Blind Date Cari Jodoh di Semarang

×

Perkenalan Pertama Bukan Berdasarkan Penampilan, Uniknya Blind Date Cari Jodoh di Semarang

Sebarkan artikel ini
Blind Date Semarang
Suasana saat kegiatan blind date di Chillout@Sky-lounge Grand Candi Hotel Semarang, Sabtu, 26 September 2026 malam. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

“Dari 130 orang itu kita pilih 10 pasang atau 20 orang yang skor kecocokannya paling tinggi,” jelas Defa.

BACA JUGA: Mooncake Festival 2026 Jadi Titik Temu Tradisi, Kuliner dan Teknologi di Pecinan Semarang

Karena itu, tidak semua orang yang mendaftar otomatis mendapatkan pasangan dalam acara blind date.

Mayoritas peserta dalam kegiatan di Semarang kali ini berada pada rentang usia akhir 20-an hingga 30-an. Namun, Defa menyebut peserta kenal.id di kota lain memiliki rentang usia yang lebih luas, termasuk mereka yang berusia di atas 50 tahun.

Berkenalan Lewat Kartu hingga Makan Malam

Agar percakapan tidak terasa canggung, panitia menyediakan kartu berkenalan.

Kartu tersebut berisi sejumlah pertanyaan dan pernyataan yang dapat peserta gunakan untuk memancing obrolan lebih jauh.

Mulai dari pilihan kesukaan, ketertarikan, hingga pertanyaan sederhana tentang karakter masing-masing. Dari pertanyaan itu, peserta perlahan mencari kesamaan dengan orang yang baru ditemuinya.

Setelah sesi perkenalan, mereka melanjutkan kegiatan dengan makan malam sambil berbincang.

Tak Cuma Makan, Ada Permainan Pilihan

Rangkaian blind date tidak berhenti pada sesi perkenalan dan makan malam. Peserta juga mengikuti permainan yang rancangannya untuk membantu mereka mengenal karakter pasangan masing-masing.

Salah satunya permainan bernama “This or That”. Peserta berhadapan pada sejumlah pilihan mengenai tipe kencan yang lebih mereka sukai.

Misalnya, mereka harus memilih antara picnic date atau mall date. Pilihan tersebut kemudian menjadi bahan obrolan sekaligus cara sederhana untuk mengetahui preferensi orang yang baru mereka kenal.

Panitia juga memberikan hadiah bagi peserta dalam permainan tersebut sehingga suasana kencan terasa lebih santai dan tidak terlalu formal.

BACA JUGA: Mooncake Grand Candi Hotel, Tradisi Tahunan Meriahkan Momen Festival Musim Gugur

Defa mengatakan, di kota lain sudah ada peserta yang melanjutkan hubungan setelah bertemu melalui program tersebut.

“Kalau yang sampai lanjut setahu kami ada, Kak. Tapi enggak di Semarang, di kota lain,” ujarnya.