SEMARANG, beritajateng.tv – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Semarang menggelar tes fisik dan kebugaran para atlet, di GOR Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Sabtu 9 Mei 2026.
Kegiatan yang digelar oleh Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kabupaten Semarang ini untuk memastikan kesiapan para atletnya dalam menghadapi Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Tak kurang 268 atlet dari 38 cabang olahraga (cabor), yang mana telah diproyeksikan lolos menuju Porprov Jawa Tengah 2026, mengikuti kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh tersebut.
Dalam tes fisik dan kebugaran ini KONI Kabupaten Semarang menggandeng tim khusus Universitas Ngudi Waluyo (UNW). Hal ini guna menjamin akurasi data parameter fisik dan kebugaran para atlet.
Koordinator Tim Tes Fisik UNW, Guntur Herdinata, mengungkapkan, tes fisik terhadap para atlet KONI Kabupaten Semarang ini mengacu pada regulasi terbaru Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
BACA JUGA: Porprov Jateng 2026, Salatiga Kejar Sukses Ganda: Tuan Rumah dan Prestasi
“Dalam hal ini adalah regulasi Kemenpora Nomor 15 tahun 2024,” jelasnya, saat beritajateng.tv konfirmasi di sela pelaksanaan tes fisik atlet, di Stadion Pandanaran, Kompleks GOR Pandanaran, Wujil.
Sesuai dengan regulasi tersebut, lanjut Guntur, setidaknya ada 12 item tes fisik yang akan berfungsi sebagai parameter sekaligus ‘kompas’ bagi proyeksi prestasi para atlet Kabupaten Semarang.
“Tes fisik kali ini merupakan batch pertama. Yang hasilnya akan menjadi acuan bagi para pelatih untuk melihat progres antropometri dan interval kondisi atlet pada batch kedua mendatang,” tambahnya.
Terpisah, Ketua KONI Kabupaten Semarang, Dody Prasetyo, menegaskan tes fisik merupakan bagian vital dari program pembinaan prestasi para atlet pada Porprov Jawa Tengah 2026 nanti.
Menurutnya, data kondisi fisik yang terdokumentasi dengan akurat akan menjadi bahan evaluasi penting. Sebelum para atlet nantinya memasuki program pemusatan latihan yang lebih intensif.
“KONI Kabupaten Semarang ingin memastikan para atlet benar-benar siap mencapai target maksimal. Dan ini menjadi langkah strategis untuk membawa Kabupaten Semarang menjadi juara,” jelasnya.





