SEMARANG, beritajateng.tv – Manajemen PSIS Semarang memusatkan perhatian pada pembenahan lini serang serta kreativitas permainan jelang sisa Pegadaian Championship 2025-2026. Dua pemain asing anyar, Rafinha serta Denilson Rodrigues, menjadi tumpuan kebangkitan Laskar Mahesa Jenar.
Langkah itu menunjukkan keseriusan klub dalam memperbaiki performa setelah hasil kurang maksimal sepanjang musim. Kehadiran investor anyar turut mendorong manajemen bergerak cepat serta terukur.
Rafael De Sa Rodrigues alias Rafinha resmi bergabung melalui status pinjaman dari PSIM Yogyakarta. Striker asal Brasil tersebut datang dengan opsi pembelian jika mampu tampil konsisten.
CEO PSIS Semarang, Datu Nova Fatmawati, menyampaikan perekrutan Rafinha sebagai bagian rencana jangka menengah klub. Manajemen menilai Rafinha memiliki karakter penyerang pekerja keras serta naluri gol tajam.
BACA JUGA: Tumbang 0-1 dari Barito Putera, PSIS Semarang Masih Tertahan di Papan Bawah Klasemen
“Hari ini kami kembali mendatangkan pemain asing, Rafinha dari PSIM, dengan status pinjaman disertai opsi pembelian,” ujarnya, beberapa waktu yang lalu.
Rafinha bukan nama baru pada sepak bola Asia Tenggara. Ia pernah memperkuat klub Liga Laos serta Thailand dengan kontribusi positif. Pengalamannya pada kawasan regional menjadi nilai tambah bagi PSIS.
Di Indonesia, Rafinha sempat membela PSCS Cilacap serta PSIM Yogyakarta. Ia berperan penting dalam keberhasilan PSIM promosi ke Liga 1 musim lalu. Meski demikian, musim ini menit tampil Rafinha terbatas, sehingga PSIS melihat peluang besar untuk mengoptimalkan potensinya.
Sepak Terjang Denilson, Rodrigues Satu Lagi di PSIS Semarang Selain Rafinha
Selain Rafinha, manajemen juga mengamankan jasa Denilson Rodrigues Roldao. Gelandang serang Brasil berusia 25 tahun tersebut klub harapkan menjadi pengatur tempo permainan.
Denilson terakhir bermain bersama CA Atenas pada divisi dua Uruguay. Selama lima bulan, ia mencatat 12 penampilan serta satu assist. Meski singkat, pengalaman tersebut memperkaya kematangan bermainnya.
Denilson memiliki rekam jejak cukup panjang pada sepak bola Asia. Pada 2021, ia memperkuat Bangladesh Police FC sebelum melanjutkan karier ke Phnom Penh FC, Kamboja.
BACA JUGA: Bikin Video Perpisahan, Yoyok Sukawi Resmi Legawa Lepas PSIS Semarang Usai 24 Tahun: Tetap Dukung
Tahun berikutnya, Denilson mencoba tantangan baru bersama Bahrain SC. Adaptasi cepat terhadap kultur sepak bola Asia menjadi salah satu alasan PSIS memilihnya. Selain itu, Denilson pernah memperkuat timnas Brasil U-15 serta U-17 dengan total empat penampilan.
Pengumuman resmi Denilson muncul melalui akun Instagram @psisfcofficial. “When the missing piece was found. From Brazil for PSIS Semarang. Sugeng rawuh, Denilson Rodrigues,” tulis manajemen.
Saat ini PSIS masih berjuang pada papan bawah klasemen Grup Timur. Kehadiran Rafinha serta Denilson klub harapkan membawa perubahan nyata. Manajemen optimistis kombinasi ketajaman serta kreativitas akan membuka jalan kebangkitan PSIS pada sisa kompetisi. (*)





