Pada polisi, Arfandi mengaku melakukan tindakan tersebut guna melatih pernapasan Dante.
Kasubdit Jatanras AKBP Rovan Richard Mahenu mengatakan bahwa Arfandi mengaku melakukan itu agar Dante tidak takut air.
“Latihan membenam bertujuan latihan pernapasan. Biar lebih kuat, tidak terlau panik dan tidak takut air,” kata Rovan.
Meski begitu, polisi masih terus menyelidiki kasus kematian anak Tamara Tyasmara ini. (*)





