Hukum & Kriminal

Polrestabes Semarang Belum Lakukan Penyelidikan atas Meninggalnya Ayudiah Rivana Tridiandinita, Atlet Pencak Silat di Porprov Jateng

×

Polrestabes Semarang Belum Lakukan Penyelidikan atas Meninggalnya Ayudiah Rivana Tridiandinita, Atlet Pencak Silat di Porprov Jateng

Sebarkan artikel ini
atlet selam Jepara
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Erlin Tang Jaya, saat ditemui di lobi Polrestabes Semarang, Senin, 26 Oktober 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Polrestabes Semarang mendalami informasi penyebab meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita.

Atlet muda itu meninggal dunia setelah menjalani operasi akibat cedera saat bertanding dalam Pekan Plahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Erlin Tang Jaya, mengatakan, telah mendapat keterangan Direktur dan jajaran pimpinan RS Primaya Semarang. Tindakan operasi yang Ayudiah jalani merupakan operasi ringan pada jari tengah tangan kiri yang mengalami cedera.

Selain itu, pemberian obat oleh dokter spesialis anestesi dan tindakan medis lainnya telah berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Meski demikian, penyebab kematian atlet berusia 19 tahun tersebut belum ada hal pasti. Salah satu dugaan yang pihak rumah sakit sampaikan yakni sumbatan pada pembuluh darah yang sebelumnya tidak terdeteksi.

“Diduga terdapat sumbatan pada pembuluh darah yang bersangkutan yang tidak terdeteksi, darah mengental,” kata Erlin, Rabu, 28 Oktober 2026.

BACA JUGA: Dampingi Atlet Silat Semarang Ayudiah Rivana di Ambulans, Panitia Porprov Ceritakan Kondisinya Saat Cedera

Erlin mengatakan, dugaan tersebut belum dapat jadi kesimpulan mengenai penyebab kematian Ayudiah Rivana Tridiandinita. Kepolisian masih menunggu penjelasan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi.

“Tindakan yang dokter lakukan merupakan tindakan ringan. Namun, penyebab meninggalnya belim bisa dipastikan apakah ada penyebab lain seperti yang disampaikan dokter,” lanjutnya.

Terkait kemungkinan adanya penyelidikan atas kematian atlet tersebut, Erlin belum memberikan kepastian. Dia menyatakan informasi lanjutan mengenai langkah kepolisian akan disampaikan kemudian.

“Yang ini nanti kita info lebih lanjut ya,” katanya.

Ayudiah Ayudiah Rivana Tridiandinita

Ayudiah Rivana Tridiandinita meninggal dunia pada Rabu pagi, 28 Oktober 2026 setelah menjalani perawatan di RS Primaya Semarang.

Sebelumnya, dia mengalami cedera pada jari tengah tangan kiri saat bertanding melawan Kabupaten Batang dalam babak perempat final pencak silat Porprov Jateng 2026, Senin, 26 Oktober 2026.

Setelah mendapatkan penanganan awal, Ayudiah Rivana Tridiandinita dapat rujukan ke RS Primaya Semarang. Setelahnya menjalani operasi pada Selasa, 27 Oktober 2026.

BACA JUGA: Tragedi Atlet Selam di Porprov Jateng, Tim Medis hingga Prosedur Darurat Perlu Dievaluasi

Direktur RS Primaya Semarang, dr. Aditya Nugraha, mengatakan, Ayudiah Rivana Tridiandinita berada dalam kondisi sadar setelah operasi.

Dia sempat berkomunikasi dengan tim medis selama menjalani perawatan.

Akan tetapi, saat pemeriksaan pada Rabu pagi, Ayudiah Rivana Tridiandinita n tidak sadarkan diri, tanpa napas dan denyut nadi.

Pihak rumah sakit menyatakan masih melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab pasti kematian atlet tersebut.

“Untuk menentukan penyebabnya dan lain sebagainya itu pastinya ada hal-hal yang akan kita susun kronologinya. Pada prinsipnya, kami melakukan tindakan yang sesuai dengan protokol,” katanya. (*)

Editor: Diaz A Abidin

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp