SEMARANG, beritajateng.tv – Timnas putri Indonesia akan menghadapi Kamboja pada laga terakhir Grup A Piala AFF Wanita 2025 di Stadion Viet Tri, Vietnam, Selasa, 12 Agustus 2025 malam. Pertandingan ini menjadi kesempatan emas bagi Garuda Pertiwi untuk meraih kemenangan perdana setelah dua kekalahan beruntun.
Meski perjalanan di turnamen ini terjal, catatan pertemuan sebelumnya memberi harapan bahwa Indonesia bisa menutup fase grup dengan hasil manis. Berikut prediksi hasil pertandingan Timnas putri Indonesia melawan Kamboja malam nanti.
Ambisi Timnas Putri
Perjalanan Indonesia sejauh ini cukup berat. Dua laga pembuka berakhir dengan kekalahan telak, pertama 0-7 dari Thailand (6 Agustus), lalu 0-7 lagi dari Vietnam (9 Agustus). Akibatnya, Garuda Pertiwi duduk di dasar klasemen Grup A tanpa poin dan dengan selisih gol −14.
BACA JUGA: Timeline Timnas Putri Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2025
Sementara itu, Kamboja juga belum meraih poin, tapi selisih golnya sedikit lebih baik (−13) membuat duel terakhir ini jadi perebutan posisi juru kunci.
Jadi Momentum Kebangkitan?
Dari catatan pertemuan, Indonesia punya modal lebih solid. Pada final AFF Women 2024, Garuda Pertiwi sukses mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1. Track record ini bisa jadi dorongan moral menyelamatkan laga terakhir mereka.
Susunan pemain yang kemungkinan diturunkan Indonesia (formasi 4-3-3) mencerminkan fokus tim pada fleksibilitas serangan, dengan kombinasi pemain seperti Laita Roati di bawah mistar dan lini depan yang cukup tajam.
BACA JUGA: Kenalan Lebih Dekat dengan Mauro Zijlstra, Striker Baru Timnas Indonesia yang Potensial
Prediksi Skor
Semangat untuk menaklukkan laga terakhir, peluang Indonesia terlihat lebih cerah. Setelah mempertimbangkan data head to head, performa terkini Kamboja, dan ambisi untuk setidaknya mencetak poin terakhir, prediksinya Indonesia 2-1 Kamboja. Timnas putri Indonesia bangkit dengan dua gol, tetapi Kamboja tidak akan menyerah tanpa perlawanan sengit.
Semangat Timnas dan Kunci Ketahanan
Laga Timnas putri melawan Kamboja membawa semangat bertanding, mental juang, dan komitmen untuk bangkit. Bahkan dalam situasi sulit, Garuda Pertiwi masih punya peluang membuktikan kualitas mereka dan memberi hiburan terbaik bagi fans.
Duel ini menjadi ujian mental sekaligus ajang pembuktian bagi skuad asuhan Rudy Eka Priyambada. Dukungan suporter di tanah air, meski dari kejauhan, tetap terasa lewat doa dan semangat yang mengalir di media sosial.
Bagi para pemain, setiap peluit wasit dan setiap sentuhan bola adalah pengingat bahwa mereka membawa nama bangsa. Satu kemenangan di laga pamungkas tak hanya soal poin, tapi juga tentang menjaga marwah Garuda Pertiwi di pentas Asia Tenggara. (*)





