SEMARANG, beritajateng.tv – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Kota Semarang di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, memasuki tahap akhir.
Meski sejumlah pekerjaan finishing masih berlangsung, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sudah resmi mulai dengan melibatkan 270 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Hari pertama MPLS pada Selasa, 14 Juli 2026 berlangsung meriah di gedung serbaguna kompleks Sekolah Rakyat. Ratusan siswa bersama orang tua memenuhi lokasi kegiatan.
Sejumlah peserta bahkan menampilkan bakat seni dan kreativitas sebagai bagian dari rangkaian penyambutan tahun ajaran baru.
BACA JUGA: Progres 90 Persen, Sekolah Rakyat di Rowosari Semaran Siap Beroperasi 14 Juli 2026
Di sisi lain, aktivitas pembangunan masih terlihat di beberapa titik kawasan sekolah. Para pekerja menyelesaikan pembangunan asrama putri tingkat SMA, kantin SMP, hingga penataan area lapangan yang masih menggunakan alat berat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto, memastikan pembangunan sekolah telah mencapai 99 persen. Menurutnya, pekerjaan yang tersisa hanya berupa penyempurnaan fasilitas sehingga tidak mengganggu proses persiapan operasional sekolah.
“Progresnya sudah mencapai 99 persen. Tinggal pekerjaan finishing kecil-kecil yang saat ini masih diselesaikan. Dari Kementerian Pekerjaan Umum juga menyampaikan seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada 25 Juli sesuai masa kontrak,” ujar Handi saat ditemui di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kota Semarang.
Handi mengungkapkan seluruh kuota peserta didik tahun ajaran pertama telah terpenuhi. Masing-masing jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA, menerima 90 siswa. Bahkan, pemerintah telah menyiapkan daftar cadangan apabila ada peserta yang mengundurkan diri.
“Alhamdulillah kuota sudah terpenuhi semua. Bahkan ada calon siswa yang masuk daftar cadangan. Kalau nanti ada yang mengundurkan diri, mereka akan menggantikan. Hari ini juga MPLS sudah resmi mulai,” katanya.





