“Upaya PT Djarum dan Polytron merenovasi bahkan membangun ulang rumah warga tidak mampu merupakan bentuk nyata meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap, program ini konsisten sehingga kualitas hidup masyarakat Kudus meningkat,” ujar Sam’ani.
Sinergi Djarum dan Pemkab Kudus
General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto mengatakan serah terima RSLH kepada 92 warga Kudus ini merupakan bakti PT Djarum yang selama 74 tahun terakhir telah bersinergi bersama masyarakat membangun Kota Kudus.
Program kolaboratif ini dijalankan dengan dukungan dari Bappeda Kab. Kudus serta Dinas PKPLH Kab. Kudus.
“Tanggal 21 April kemarin, PT Djarum tepat berusia 74 tahun. Semoga Peresmian RSLH ini menjadi kado manis dari perusahaan bagi masyarakat sekitar. Yang telah bersinergi dengan baik selama bertahun-tahun dalam membangun kota tercinta ini. Kami berharap, upaya pengentasan kemiskinan ekstrem ini dapat terus dijalankan dengan dukungan dari pemerintah daerah. Sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup warga yang masih berada di bawah garis kemiskinan,” tutur Budiharto.
Lewat program bedah rumah tersebut, hunian yang di renovasi dan di bangun ulang mengacu pada tiga aspek dasar yakni aman, nyaman dan sehat untuk di tinggali.
Program ini menerapkan total intervensi sehingga penerima bantuan tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali untuk proses pembangunan. Serta melibatkan masyarakat di lingkungan sekitar dalam proses pembangunan.
“Tiga aspek dasar yakni aman, nyaman dan sehat menjadi pedoman kami dalam merenovasi ataupun membangun ulang rumah warga penerima bantuan. Karena kami ingin setiap yang tinggal di rumah tersebut merasa aman salah satunya dengan pondasi dan bangunan yang kuat. Nyaman dan sehat dengan pengaturan sirkulasi udara, pencahayaan dan sanitasi yang baik. Dengan adanya tiga aspek tadi, semoga kualitas hidup penghuninya juga semakin meningkat,” Budiharto menguraikan.





