Peristiwa

Hilang Saat Mendaki Gunung Merbabu, ASN Dinas Kesehatan Temanggung Berakhir Ditemukan Tewas

×

Hilang Saat Mendaki Gunung Merbabu, ASN Dinas Kesehatan Temanggung Berakhir Ditemukan Tewas

Sebarkan artikel ini
Temanggung gambar gunung merbabu
Gunung Merbabu di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (Foto: Instagram/@gunung.merbabu)

SEMARANG, beritajateng.tv – Seorang ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung bernama Sugeng Parwoto (55) berakhir meninggal dunia usai mendaki Gunung Merbabu.

Tim SAR setempat menemukan korban pada Kamis, 24 April 2025 sore dengan sebelumnya menemukan payung korban terlebih dahulu.

Evakuasi rencananya pada Jumat, 25 April 2025 pagi. Pasalnya, saat penemuan, kondisi cuaca di lokasi berkabut tebal, berangin, dan jarak pandang terbatas. Bahkan, lokasinya di tebing curam.

“Korban [ASN Dinas Kesehatan Temanggung] hilang di Gunung Merbabu sudah ketemu dalam keadaan meninggal sore ini di seputaran Pos 3,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Boyolali, Rima Kusuma Prasetyaningrum.

BACA JUGA: 5 Fakta Menarik Gunung Merbabu Jawa Tengah, Cocok untuk Anak Muda

Sosok yang gemar mendaki itu terakhir kali terlihat pada Jumat, 18 April 2025 saat mulai menapaki jalur Timboa.

Sugeng telah mengabdi selama 25 tahun sebagai Asisten Apoteker pada Gudang Farmasi. Fisiknya dikenal prima, dan sering menjelajahi jalur-jalur ekstrem pegunungan tanpa kendala. Ia biasa memulai pendakian Jumat, lalu kembali bekerja pada Senin pagi.

Perwakilan Dinas Kesehatan Temanggung, menyatakan bahwa Sugeng kerap memberi kabar dari tiap pos yang ia lewati. Namun, kali ini tidak ada satu pesan pun masuk ke ponsel istrinya sejak awal pendakian.

BACA JUGA: Gunung Merbabu Resmi akan Buka Kembali, Berikut 2 Jalur Pendakian yang Bisa Kamu Lewati

Pihak keluarga mulai cemas karena hingga Minggu belum juga muncul tanda-tanda keberadaannya. Mereka langsung melibatkan relawan dan melapor ke pihak berwenang.

Informasi terakhir menyebutkan bahwa Sugeng sempat mencapai Pos 5. Ia juga mendirikan tenda di area tersebut. Namun saat tim pencari tiba, hanya ditemukan jas hujan, sepatu, dan mantel yang tertinggal di lokasi. Tak satu pun jejak yang mengarah ke keberadaannya.

Sugeng memang sering mendaki seorang diri. Jalur Timboa juga bukan hal baru baginya, karena sudah beberapa kali ia lewati. Meski begitu, medan Gunung Merbabu tetap menyimpan risiko besar, bahkan untuk pendaki berpengalaman. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp