Jateng

PT Pertamina Patra Niaga Semarang Gelar Pelatihan Relawan SAPA Tanjung Mas, Pendampingan Hak Anak Jadi Fokusnya

×

PT Pertamina Patra Niaga Semarang Gelar Pelatihan Relawan SAPA Tanjung Mas, Pendampingan Hak Anak Jadi Fokusnya

Sebarkan artikel ini
Relawan SAPA
Relawan SAPA Kelurahan Tanjung Mas saat mengikuti Pelatihan dan Pendampingan yang diselenggarakan di Rumah Po Han, Senin 3 Juli 2023. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menggelar Pelatihan Pendampingan Anak Berbasis Hak untuk Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA). Selain itu, pihaknya juga menyelenggarakan Pelatihan Fasilitator Pencegahan KDRT untuk Gerakan L SAPA pada Senin, 3 Juli 2023.

Kegiatan tersebut pihaknya pilih sebagai upaya mendukung Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) di Kota Semarang.

Tsaniatus Solihah selaku pemateri menyampaikan bahwa pelatihan seperti ini terlaksana guna memenuhi kebutuhan Relawan SAPA. Terlebih, para Relawan SAPA lah yang melihat langsung kondisi di lapangan.

“Pelatihan ini tergantung kepada kebutuhan mereka di lapangan,” kata Tsaniatus kepada beritajateng.tv sesuai mengisi materi, Senin 3 Juli 2023.

Tsaniatus menuturkan, Relawan SAPA terbentuk di Kelurahan Tanjung Mas setelah sebelumnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) meluncurkan Kelurahan Tanjung Mas sebagai Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA).

Untuk mewujudkan KRPPA, terdapat 10 indikator yang terbagi menjadi lima indikator terkait dengan kelembagaan yaitu pengorganisasian perempuan dan anak di kelurahan, dan lima indikator lainnya terkait arahan presiden yaitu peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran ibu dalam pendidikan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak, dan pencegahan perkawinan anak.

“Misalnya ketika di kelurahan Tanjung Mas ada yang menikah usia anak. Bagaimana kemudian mereka yang sudah menikah mereka juga mendapatkan pendampingan. Atau anak yang dilahirkan pada usia anak otomatis tidak sah, bagaimana mendapatkan akta kelahiran. Nah, Relawan SAPA inilah yang membantu mereka dalam hal tersebut,” lanjutnya.

BACA JUGA: Setahun jadi Model Kelurahan Ramah Perempuan & Peduli Anak, Angka Pernikahan Dini dan KDRT di Tanjung Mas Menurun

Relawan SAPA Fokus Hak Anak

Selain itu, pelatihan hari ini juga sebagai bentuk dukungan PT Pertamina dalam meningkatkan kapasitas Relawan Sahabat Perempuan dan Anak untuk melakukan pendampingan berbasis hak anak. Jelas Tsaniatus, hak anak tersebut mengacu pada Konvensi Hak-hak Anak (KHA) PBB atau yang terkenal dengan UN-CRC (United Nations Convention on the Rights of the Child).

“Saya sampaikan hal apa saja yang terkait dengan hak anak yang mengacu pada Konvensi PBB. Agar para Relawan SAPA ini punya pandangan. Apa sih yang harus di lakukan ketika menemukan anak yang sudah menikah pada usia anak. Apa saja yang harus dipenuhi hak mereka seperti kesehatan, pendidikan, sosial, dan lainnya,” ungkap Tsaniatus.

Sementara itu, Lurah Tanjung Mas, Sony Yudha Putra Pradana mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak atas terselenggaranya pelatihan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu keberhasilan program dari Relawan SAPA.

“Kita bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak. Baik itu dari Pertamina yang telah mensupport penuh kegiatan ini, Yayasan Anantaka, kemudian juga dari inisiator-inisiator yang memang bergerak dalam hal pemenuhan kebutuhan untuk peningkatan kompetensi Relawan SAPA di Kelurahan Tanjung Mas,” ungkap Sony. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp