SEMARANG, beritajateng.tv – Mendaki gunung adalah kegiatan yang menyenangkan, tetapi ada kalanya pendaki tertimpa musibah tersesat di gunung. Untuk mengatasi situasi ini, berikut tujuh tips yang bisa menjadi pegangan.
1. Hangatkan Tubuh
Pastikan tubuh tetap hangat dengan memakai pakaian berlapis. Hipotermia bisa menyerang kapan saja, jadi selalu waspada dan persiapkan diri dengan baik.
2. Usahakan Tidak Panik
Tetap tenang sangat penting saat tersesat. Panik hanya akan memperburuk situasi. Ingat bahwa sebagian besar pendaki yang tersesat berhasil selamat.
BACA JUGA: Video Hilang di Gunung Slamet 3 Hari, Naomi Bertahan Hidup Hanya Makan Roti
3. Buat Sinyal Pertanda
Bunyikan peluit dengan tiga tiupan pendek sebagai sinyal bahaya. Suara ini akan menarik perhatian orang di sekitarmu. Jika tidak ada peluit, gunakan senter untuk memberi tanda.
4. Tandai Lokasi
Tandai tempatmu berada dengan pakaian cerah atau benda mencolok lainnya. Pada malam hari, buat api unggun untuk memberi sinyal yang terlihat dari kejauhan.
5. Buka Tenda
Cari tempat strategis untuk mendirikan perkemahan. Jika membawa tenda, segera dirikan. Namun, jika tidak ada tenda, carilah tempat berteduh alami seperti di bawah pohon atau gua.
BACA JUGA: Demi Konten dan Ajang Healing, Benarkah Gen Z FOMO Mendaki Gunung?
6. Coba Berjalan ke Setiap Arah Mata Angin
Jika tidak ada kompas atau sungai, cobalah berjalan ke arah mata angin selama lima menit. Tinggalkan tanda di setiap perjalanan, dan jika belum menemukan petunjuk, kembali ke perkemahan.
7. Ikuti Aliran Sungai
Jika menemukan aliran air, ikuti sungai ke arah bawah karena desa biasanya terletak dekat dengan sumber air. Jaga jarak aman untuk menghindari bahaya satwa liar.
Dengan mengikuti tujuh tips di atas, kamu bisa menghadapi situasi tersesat di hutan gunung dengan lebih siap dan tenang. Semoga informasi ini berguna dan membantu saat menghadapi kondisi darurat! (*)





