SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Semarang, Hendrar Prihadi alias Hendi angkat bicara soal nama Jenderal TNI (Purn.) Andika Perkasa yang santer terdengar akan maju Pilgub Jawa Tengah 2024.
Pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) tinggal 25 hari lagi. Sementara, baru ada 3 (tiga) nama yang digadang-gadang akan PDIP usung maju Pilgub Jawa Tengah 2024.
Nama Andika Perkasa menambah daftar setelah Hendrar Prihadi dan Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang ‘Pacul’ Wuryanto sebagai jagoan PDIP dalam Pilgub Jawa Tengah 2024.
Menanggapi hal itu, Hendi angkat bicara. Usai kegiatan LKPP RI di MG Setos Hotel, Kota Semarang, Jum’at 2 Agustus 2024 sore, kepada beritajateng.tv, Hendi menilai Andika merupakan sosok yang baik.
Melabeli dirinya sebagai petugas partai, Hendi pun mengaku akan mendukung siapapun yang akan PDIP usung dalam Pilgub Jawa Tengah 2024, tak terkecuali Andika Perkasa.
“Ya baik lah, Pak Andika kan kita tahu sempat jadi Panglima TNI. Saya rasa tidak ada masalah siapapun yang dapet rekom. Saya ini kan petugas partai, jadi siapapun yang ditugaskan, saya, yang lain, atau Pak Andika, mesti didukung, support full,” ujar Hendi.
Saat ini, Hendi menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI. Pada kesempatan yang sama, Mantan Wali Kota Semarang itu mengatakan jabatannya selaku Kepala LKPP RI usai per 2027 mendatang.
BACA JUGA: Komunikasi ke PKB dan PPP soal Usung Calon di Pilgub Jateng, PDIP: Kami ada Hendi dan Joko Sutopo
Perihal langkah politik, Hendi menyebut saat ini pihaknya masih bergantung pada rekom Pilgub Jawa Tengah 2024.
“Kalau langkah politik kan teman-teman sudah paham, dua bulan yang lalu saya berikthiar untuk bisa ikut kontestasi dengan mendaftar di PDIP. Sekarang tinggal nunggu rekomandasi partai saja, apakah partai menugaskan saya atau tidak,” tegas Hendi.
Hendi tegaskan tak ingin maju Pilwakot Semarang 2024
Ramai dukungan agar Hendi kembali jabat Wali Kota Semarang. Terlebih, pasca Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ‘mengobrak-abrik’ Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu, PDIP Kota Semarang dinilai kekurangan kader.
Menanggapi hal itu, Hendi dengan tegas menyatakan tak ingin berlaga dalam Pilwalkot Semarang 2024.
“Jawabannya berdasarkan aturan atau keinginan? Kalau keinginan, pasti tidak ingin (maju Pilwakot Semarang 2024),” beber Hendi.
Kendati begitu, pihaknya membenarkan bahwa ia masih bisa berlaga sebagai calon Wali Kota Semarang 2024 merujuk pada aturan.
Namun, tutur Hendi, tak ada sama sekali keinginan pihaknya untuk menjadi Wali Kota Semarang periode 2024-2029 mendatang. Ia pun sudah berdiskusi dengan Bambang Pacul terkait hal itu.
“Kalau sesuai aturan memang masih bisa, tetapi secara pribadi, saya juga sudah berdiskusi dengan pimpinan, (kepada) Mas Pacul saya sampaikan, ‘gak lah mas, saya sudah selesai dengan urusan di Kota Semarang, saya izin untuk bisa mengabdi di tempat lain’,” ujarnya.
Hendi menepis adanya tawaran dari PDIP untuk maju dalam Pilwakot Semarang 2024. Obrolan itu muncul lantaran ia menerima banyak masukan dari warga untuk kembali menduduki kursi eksekutif di Kota Semarang.
“Kalau ditanya ‘ada rencana gak Pak Hendi?’, pasti gak ada, 100 persen gak ada. Saya hari ini coba ikthiar untuk bisa barang bareng membenahi Jawa Tengah,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila




