Jateng

Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI di Jateng, Beri Bantuan Rp1,67 Triliun hingga Bahas Kesiapan Haji 2025

×

Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI di Jateng, Beri Bantuan Rp1,67 Triliun hingga Bahas Kesiapan Haji 2025

Sebarkan artikel ini
DPR RI // bansos
Penyerahan bantuan sosial Kemensos RI oleh Komisi VIII DPR RI kepada Pemprov Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat 6 Desember 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Komisi VIII DPR RI menyerahkan bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI kepada Pemprov Jawa Tengah senilai Rp1,67 triliun pada Jumat, 7 Desember 2024.

Adapun bantuan itu meliputi PKH, sembako, hingga logistik bencana periode November-Desember 2024.

Pemberian logistik bencana itu dengan alasan Jawa Tengah merupakan wilayah rawan bencana. Terlebih saat ini sudah memasuki musim penghujan di bulan Desember.

Hal itu terungkap dari Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wahid, usai melakukan rapat kerja.

“Jadi hari ini kunjungan kami reses persidangan pertama, kami tempatkan di Jateng. Kebetulan di Jateng ini kan memang terkait dengan kita di bulan Desember, persiapan musim hujan, kita perlu mitigasi bencana, terutama untuk evaluasi, antisipasi siapkan terkait bencana yang akan datang,” ujar Wahid.

BACA JUGA: Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Tegur Miftah Maulana Lewat Telepon: Kelakar itu Kadang Tak Baik

Tak hanya memberikan bantuan sosial, Wahid menyebut Komisi VII DPR RI juga menindak lanjuti perubahan IAIN Kudus menjadi UIN.

“Berkaitan dengan pendidikan, kami lanjutkan dengan nanti kami akan laksanakan kegiatan lain soal IAIN di Kudus, terkait dengan izin, sampai sekarang belum keluar, terkait izin IAIN jadi UIN,” jelas dia.

Pertimbangkan untuk pengadaan penampungan haji di Jawa Tengah

Selain itu, persiapan pelaksanaan haji pada 2025 mendatang juga tak luput jadi fokus dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI tersebut.

Kata Wahid, Jawa Tengah belum memiliki tempat penampungan jamaah haji di bawah kepemilikan Kemenag RI.

“Jateng kan belum punya tempat penampungan jamaah haji, yang ada ini di Solo, yang solo bukan milik Kemenag, kalau ada penambahan kuota gak mampu [menampung],” akunya.

BACA JUGA: Mensos Gus Ipul Bagikan Bansos Rp71 M, Sampaikan Salam Prabowo ke Warga Semarang Utara