Jateng

Razia Kos, Polsek Kudus Kaget Temukan Pasangan Sesama Jenis

×

Razia Kos, Polsek Kudus Kaget Temukan Pasangan Sesama Jenis

Sebarkan artikel ini
Prostitusi IKN | Ilustrasi kamar prostitusi online. (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi kamar remang-remang. (Foto: Pexels/Pixabay)

KUDUS, beritajateng.tv – Polsek Kudus Kota menggelar razia kos-kosan di kawasan Mlati Kidul, Kecamatan Kota, Kudus, Jawa Tengah pada Jumat, 6 Desember 2024. Dari sana, polisi menemukan pasangan sesama jenis laki-laki.

Kapolsek Kudus Kota, Iptu Subkhan, setelah melakukan razia kos di wilayah Kudus, mengungkap keberadaan kos-kostan ini ditengarai banyak disalahgunakan untuk perilaku seks bebas.

“Pagi ini kami Piket Siaga Polsek Kudus Kota kembali melakukan razia kos perjam di sebuah rumah kos di Mlati Kidul Kota Kudus. Sangat mengejutkan kami ketika kami mendapati sepasang pasangan sesama jenis laki-laki dengan laki di dalam salah satu kamar kos,” ujarnya, Sabtu 7 Desember 2024.

BACA JUGA: Heboh Kos ‘Short Time’ di Klaten Rp75 Ribu untuk 3 Jam, Kini Polisi Razia

Petugas kepolisian mengamankan kedua pria tersebut, SRA (19), warga Demak. Serta KJ (28), warga Jepara, setelah mengaku menjalin hubungan asmara selama tiga minggu terakhir.

Fenomena kos perjam di Kudus, Jawa Tengah tampaknya perlu menjadi perhatian banyak pihak. Hal ini cukup ironis mengingat Kudus yang di sebut sebagai Kota Santri karena karakter dan budaya masyarakatnya yang religius.

“Fenomena ini sangat mengkhawatirkan. Karena dapat memicu perilaku menyimpang yang bertentangan dengan norma hukum, agama, dan sosial masyarakat Kudus yang religius,” kata Subkhan.

Sebagai langkah antisipasi, Polsek Kudus Kota meningkatkan patroli dan razia secara berkala di tempat-tempat kos. Langkah ini bertujuan untuk mencegah aktivitas yang melanggar norma dan menjaga ‘kesucian’ Kota Kudus.

BACA JUGA: Polisi Amankan 10 Pasangan Tak Resmi saat Gerebek Kos-kosan Kudus, Salah Satunya Bakal Dinikahkan

Iptu Subkhan juga mengimbau masyarakat untuk turut aktif mengawasi lingkungan masing-masing.

“Kami meminta masyarakat segera melaporkan jika ada aktivitas mencurigakan demi menjaga ketertiban dan norma sosial di Kudus,” tutupnya. (*)

 

 

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp