JatengNews UpdatePendidikan

Santri Bisa Sebarkan Pesan Kebaikan Lewat Konten Kreatif

×

Santri Bisa Sebarkan Pesan Kebaikan Lewat Konten Kreatif

Sebarkan artikel ini
Santri Bisa Sebarkan Pesan Kebaikan Lewat Konten Kreatif

Memang, lanjutnya, tantangannya ada di lembaga pesantren sendiri, apakah mau mengikuti perkembangan jaman atau tidak, karena kultur pesantren memang spesifik.

Tetapi kalau lembaganya (pesantren) mau, sebenarnya bisa saja konten itu dibuat sedemikian rupa sehingga masyarakat umum akan bisa melihat, ternyata di dalam lingkungan pesantren itu menyenangkan juga. Sehingga tidak seperti yang baru- baru ini ramai di pemberitaan. “Bahkan, tidak menutup kemungkinan dari lingkungan pesatren pun akan muncul konten- konten kreatif yang lebih variatif,” tandasnya.

Dalam kesempatan ini, Fasilitator Nasional Anti Perundungan dan Sahabat Karakter Puspepeka Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kusfitria Marstyasih menyampaikan, santri juga penting menyuarakan kampanye anti bullying atau perundungan.
Menurutnya, masyarakat umum juga perlu tahu kehidupan di pondok pesantren ternyata iklimnya juga nyaman dan juga cukup dinamis.

Sehingga kepercayaan masyarakat juga tidak gampang ‘tergeser’ oleh stigma-stigma tertentu atau yang belakangan ini muncul dan membuat ‘gerah’ telingan masyarakat maupun warga pondok pesantren.

Kemudian pemahaman serta pengetahuan tentang perundungan juga penting disampaikan teman- teman di pondok pesantren. “Sebab hanya karena ketidaktahuan, kadang mereka juga tidak menyadari bahwa mereka sedang melakukan perilaku perundungan,” jelasnya.

Ketika hal itu terus-menerus dilakukan dan tidak ada pengawasan dari orang- orang sekelilingnya di lingkungan pondok pesantren, juga dapat menjadi kebiasaan. Sehingga dapat mempngaruhi mental korban maupun pelakunya juga.

“Kalau tidak diawasi dan diberikan pemahaman bahwa mereka sedang melakukan perilaku bullying dampaknya bisa merugikan warga pesantren,” tegasnya.

Makanya siapa pun, masyarakat atau pemerhati anak dan elemen yang lain, juga penting memberikan pemahaman melalui kampanye maupun sosialisasi anti perundungan yang menyentuh pondok pesantren.

Menurutnya, forum maupun Kegiatan seperti yang digagas Akatara JSA menjadi penting dengan mengajak para santri ikut menyuarakan pesan- pesan kebaikan untuk masyarakat lain yang lebih luas, termasuk perundungan.