Gaya HidupHeadlineNews Update

Satpol PP dan Forwakot Gelar Lomba Dangdut Tingkat Kota Semarang

×

Satpol PP dan Forwakot Gelar Lomba Dangdut Tingkat Kota Semarang

Sebarkan artikel ini
Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto dan Pemerhati Musik Melayu Ali Khan saat diwawancarai awak media di Mako Satpol PP Semarang, Senin (27/2/2023). (Ellya - beritajateng.tv)

SEMARANG, 28/2 (beritajateng.tv) – Aliran musik dengan genre Dangdut Melayu, coba kembali diangkat Satpol PP yang menggandeng Forum Wartawan Balai Kota (Forwakot), dengan menggelar lomba Menyanyi Lagu Dangdut, dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2023, dan HUT Kota Semarang ke – 476.

Audisi secara langsung, bakal dilakukan di Kantor Satpol PP Kota Semarang, 9 Maret 2023 mendatang. Sementara minat masyarakat untuk mengikuti lomba ini bisa dibilang sangat tinggi, sejak 14 Febuari dibuka, sampai Senin (27/2/2023) kemarin, jumlah peserta sudah mencapai 135 peserta.

“Pendaftaran sebenarnya dibuka sampai hari H audisi, namun karena animonya tinggi kita batasi 150 peserta. Jika kuotanya sudah tercapai, pendaftaran akan kita tutup,” kata Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, Senin (27/2).

Fajar menjelaskan, nantinya para peserta audisi memilih salah satu dari enam judul lagu wajib. Untuk peserta wanita, salah satunya lagu dengan judul Wakuncar yang dipopulerkan Camelia Malik. Lalu ada Zainal dan Mati Aku yang dipopulerkan oleh Rita Sugiarto.

Sementara untuk peserta pria, wajib memilih dari salah satu lagu dangdut Melayu, dengan judul Pandangan Pertama, Sharmila yang dipopulerkan A.Rafiq atau Gadis Malaysia yang dipopulerkan Yus Yunus.

“Kita coba mewadahi musisi atau penyanyi dangdut Melayu yang merupakan musik asli Indonesia,” ujar mantan pengurus Persatuan Artis Melayu Indonesia (Pami) Kota Semarang ini.

Fajar menerangkan, dari audisi yang akan dilakukan pekan depan, hanya akan diambil 30 sampai 35 peserta untuk maju ke babak Grand Final yang akan diselenggarakan di Polder Tawang, Sabtu (18/3) mendatang. Selain berkompetisi, pada hari yang sama juga akan digelar berbagai acara multi event, seperti Lomba Mancing, Lomba Masak, dan berbagai kegiatan lainnya yang digelar Forwakot bersama Pemkot Semarang.

“Ajang ini memperebutkan Piala Wali Kota Semarang, juga ada uang pembinaan bagi pemenang,” tuturnya

Sementara itu, Ali Khan, pemerhati Musik Melayu di Kota Semarang, menambahkan, jika kriteria penilaian peserta terdiri dari beberapa aspek, mulai dari cengkok, penampilan dan lainnya. Pihaknya pun menegaskan jika juri yang akan melakukan penilaian merupakan juri profesional.

“Juri kita ada yang pernah menjadi juri dalam ajang pencarian bakat yang saat ini disiarkan di televisi nasional,” tambah dia. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp