Politik

Sebut Gubernur Jateng Tak Perlu Tiru Gaya KDM, Pengamat Undip: Ahmad Luthfi itu Lebih Njawani

×

Sebut Gubernur Jateng Tak Perlu Tiru Gaya KDM, Pengamat Undip: Ahmad Luthfi itu Lebih Njawani

Sebarkan artikel ini
Luthfi KDM
Pengamat politik Universitas Diponegoro (Undip), Wijayanto, saat dijumpai di Ruang Sidang Senat Fisip Undip, Kota Semarang, Senin, 2 Juni 2025 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pengamat politik Universitas Diponegoro (Undip), Wijayanto, menilai Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak perlu meniru gaya bermedia sosial ala Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM.

Sebelumnya, warganet kerap membandingkan KDM dengan Ahmad Luthfi. Terlebih, Luthfi menolak ide “kirim ke barak” yang KDM gagas untuk mendidik anak-anak problematik.

Warganet membandingkan kinerja Mantan Kapolda Jawa Tengah itu dengan KDM langsung di kolom komentar media sosial resmi milik Ahmad Luthfi.

Salah satunya pada unggahan TikTok Ahmad Luthfi yang menghadiri persemian Program Layanan Dokter Spesialis Keliling (SPELING) belum lama ini.

“Tidak usah malu, Pak. Belajarlah dengan Dedi Mulyadi, belajar itu bagus,” tulis pengguna TikTok bernama Haris Yosodiningrat.

“Aku wong jowo suka cara KDM lebih ramah lebih dirasa di hati masyarakatnya, karena itu pakai ilmu rasa bukan yang lain,” tulis pengguna TikTok Muhammad Ali Wijaya9.

BACA JUGA: Tiru Gubernur Jabar KDM, Wali Kota Solo Respati Bakal Kirim Anak Nakal ke Barak Militer

Menanggapi itu, Wijayanto menilai Luthfi dan KDM memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Hal itu ia ungkap usai menghadiri diskusi publik “Evaluasi 100 Hari Kinerja Gubernur Jawa Tengah” di Ruang Sidang Senat Fisip Undip, Kota Semarang, Senin, 2 Juni 2025 sore.

Kata Wijayanto, gaya bermedia sosial maupun gebrakan kepemimpinan KDM juga memantik kontroversi di masyarakat maupun dunia maya.

“Saya pikir tidak perlu [Luthfi meniru KDM], karena beda tipe, beda gaya, dan beda konteks ya. Saya pikir KDM ini tentu saja ada banyak pujian, tapi ada banyak yang tidak setuju atau kontroversi,” tutur Wijayanto.

Wijayanto yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kerja Sama Undip itu meyakini Luthfi dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Yasin punya gaya komunikasi yang lebih cocok mereka terapkan dengan masyarakat Jawa Tengah.