“Nah, ketika mau saya bawa ke ruang sidang, karena sudah mulai tapi dihalang-halangi bahkan ketika saya mau membawa sampai ret-retan (tarik-tarikan), Mas. Sampai memalukan, dia mempertahankan tidak boleh dibawa. Alasannya apa saya enggak ngerti, maka saya tetap tarik, saya rangkul anaknya di ketiaknya. Saya bawa ke sampai ke depan ruang persidangan,” ungkap Zainal Petir di Kantor PWI Jateng, Rabu, 2 Juli 2025. (*)
Editor: Farah Nazila





