Mereka tersebar di 10 Sekolah Rakyat permanen. Yang mana berada di Kabupaten Pati, Banyumas, Wonosobo, Sragen, Jepara, Brebes, Cilacap, Sukoharjo, Rembang, serta Kota Semarang.
Selain itu, enam Sekolah Rakyat rintisan juga telah berjalan di Banjarnegara, Temanggung, Blora, Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kebumen.
Ia menjelaskan, penerimaan siswa pada jenjang SMP dan SMA hampir seluruhnya telah memenuhi kuota.
Sedangkan penerimaan siswa Sekolah Rakyat Dasar (SRD) masih menghadapi tantangan karena banyak orang tua yang belum siap melepas anak usia enam hingga tujuh tahun untuk tinggal di asrama.
Untuk mengoptimalkan kapasitas sekolah, lanjut ԁia, Kementerian Sosial memberikan kebijakan agar kuota yang belum terisi pada jenjang SD dapat ԁialihkan menjadi tambahan rombongan belajar di jenjang SMP dan SMA. (ant)
Sumber: Antara





