SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang menggelar serangkaian kegiatan istimewa, Minggu, 10 November 2024, di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng.
Acara ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan serta merayakan jasa-jasa para pahlawan dengan semangat kebersamaan yang tinggi.
BACA JUGA: KAI Daop 4 Semarang Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan melalui Klinik Mediska
Acara mulai dengan pembacaan puisi bertemakan Hari Pahlawan oleh para frontliner KAI yang mengenakan seragam khas pahlawan. Penumpang juga turut berpartisipasi dalam pembacaan puisi. Menciptakan momen interaktif yang menggugah rasa nasionalisme dan menambah suasana haru di antara para tamu.
Selanjutnya, acara makin semarak dengan pertunjukan tari bertema pahlawan yang menggambarkan semangat perjuangan bangsa Indonesia.
Gerakan dinamis dan penuh makna dari para penari, yang merupakan tim frontliner KAI, berhasil memukau penumpang yang hadir di stasiun.
KAI juga menampilkan pertunjukan musik spesial, di mana para frontliner menunjukkan bakat mereka dengan menyanyikan lagu-lagu patriotik. Para penumpang ikut menyanyikan lagu-lagu tersebut, menciptakan suasana hangat dan menyentuh di stasiun.
Di penghujung acara, KAI mengadakan sesi “Sapa Pelanggan”. Di mana para frontliner membagikan goodie bag menarik kepada pelanggan yang menunggu kedatangan kereta. Baik di stasiun maupun yang berada di dalam kereta.
Bagi pelanggan yang berulang tahun pada Hari Pahlawan, KAI memberikan kejutan khusus berupa buket bunga dan goodie bag sebagai bentuk apresiasi. Hadiah ulang tahun ini disambut antusiasme dan senyum bahagia dari para pelanggan, menambah keistimewaan momen perjalanan mereka.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan manifestasi komitmen KAI untuk memberikan pelayanan yang lebih baik serta menciptakan pengalaman baru yang menyenangkan bagi para pelanggan.
“KAI berharap acara ini dapat meningkatkan rasa kebersamaan, memperkuat rasa bangga terhadap pahlawan nasional. Serta mendorong masyarakat untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan,” tutup Franoto. (*)
Editor: Elly Amaliyah





