SEMARANG, beritajateng.tv – Sembelit adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan buang air besar atau frekuensinya berkurang. Mengkonsumsi obat-obatan secara terus-menerus dapat menimbulkan efek samping bagi tubuh.
Beberapa orang lebih memilih alternatif untuk mengkonsumsi obat-obatan herbal, karena tidak mempunyai efek samping walaupun penggunaannya jangka panjang. Berikut adalah beberapa obat herbal yang mungkin bisa membantu meredakan sembelit:
Serat Tinggi
Buah-buahan dan sayuran segar kaya serat seperti apel, pir, stroberi, brokoli, wortel, dan lainnya. Selain buah dan sayuran, makanan dengan serta tinggi juga bersumber dari biji-bijian utuh, seperti biji rami atau biji chia.
Baca Juga: Merasa Pusing Berlebihan? Berikut ini Cara Mengatasinya dengan Menggunakan Obat Herbal
Makanan dengan serat tinggi ini dapat menyembuhkan sembelit karena dapat memperbaiki tekstur tinja dan meningkatkan pergerakan usus.
Aloe Vera
Aloe vera dapat memiliki efek pencahar ringan dan membantu meredakan sembelit. Pastikan Anda menggunakan produk yang dirancang khusus untuk konsumsi oral dan mengikuti petunjuk dosisnya.
Aloe vera mempunyai banyak kandungan mineral yang bagus untuk pencernaan, diantaranya selenium, magnesium, kalsium, kalium, natrium, mangan, seng, tembaga dan kronium.
Minyak Zaitun
Minyak zaitun dapat menjadi pelumas alami yang dapat membantu melunakkan tinja. Tambahkan satu sendok teh minyak zaitun ke dalam makanan atau konsumsi secara langsung.
Minyak zaitun memiliki kandungan seperti vitamin E, serat, dan asam lemak yang sangat bagus untuk mengatasi masalah pencernaan.
Jahe
Jahe dapat merangsang sistem pencernaan dan membantu meredakan sembelit. Anda bisa menambahkan jahe segar ke teh atau memasaknya bersama makanan.
Diantara kandungan jahe yang dapat mengatasi permasalahan sambelit adalah serat, mineral zat besi dan potassium, serta vitamin C.
Sebelum mencoba obat herbal, pastikan untuk berbicara dengan dokter atau ahli gizi Anda. Mereka dapat memberikan saran yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda dan memastikan bahwa tidak ada interaksi obat yang mungkin terjadi. Selain itu, jika sembelit berlanjut atau menjadi masalah kronis, penting untuk mencari bantuan medis untuk evaluasi lebih lanjut. (*)













