BACA JUGA: Kota Semarang dan Surakarta Raih Juara Umum Bersama di Kejurprov E-Sport Jawa Tengah 2025
“Nomor satu yang kita siapkan adalah mental. Kedua, latihan praktis (mabar) tidak hanya dengan tim internal, tapi juga uji coba dengan tim-tim luar daerah hingga level nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Pelatih ESI Kota Semarang, Yusup Susiano Angga Kusmarianto, membeberkan bahwa pemusatan latihan sudah berjalan sejak Juli 2026. Timnya aktif melakoni try in maupun try out dengan membawa nama kontingen Semarang.
“Untuk uji coba, kami sudah menjajal kemampuan lawan dari luar Jawa Tengah, seperti tim dari Kalimantan, Jawa Barat, hingga Bandung. Ini penting karena sebagian atlet kita adalah player pro, jadi perlu pembiasaan dan penyelarasan chemistry dengan atlet lokal,” jelas Yusup.
Terkait skema latihan, ESI Kota Semarang menerapkan kombinasi tatap muka dan online. Latihan Offline: 1 kali dalam seminggu untuk pemantauan evaluasi langsung dan Latihan Online: 6 hari dalam seminggu, durasi minimal 2 jam per hari untuk mabar dan menjaga daya rekat (chemistry) antarpemain.
Dengan persiapan intensif dan gemblengan pelatih internasional, cabor e-Sport Kota Semarang optimistis mampu menyumbang kontribusi maksimal untuk mengukuhkan Semarang sebagai Juara Umum Porprov Jateng 2026. (*)





