GROBOGAN, beritajateng.tv – Sendang Keongan di Grobogan adalah sebuah tempat yang penuh dengan misteri dan selalu ramai dikunjungi, terutama pada hari-hari libur nasional. Setiap liburan besar, Sendang ini bisa dipadati oleh pengunjung hingga mencapai ratusan orang, terutama saat liburan sekolah.
Para pengunjung ini datang dari berbagai daerah, baik dari Grobogan sendiri maupun dari daerah sekitarnya seperti Pati, Kudus, Blora, Demak, Rembang, dan Semarang. Kebanyakan dari mereka adalah pasangan muda yang tertarik oleh daya tarik romantis dan legendaris Sendang Keongan ini. Tak menutup kemungkinan juga pengunjung menikmati waktu liburan sekolah.
Cerita dibalik keindahan Sendang Keongan Grobogan
Sendang Keongan memiliki sebuah legenda yang menarik tentang perjalanan cinta antara R. Ponocitro yang juga terkenal sebagai Sunan Katong, dan kekasihnya, Roro Mendut. Roro Mendut adalah putri dari Sunan Prawoto, yang merupakan guru dari Sunan Katong.
BACA JUGA: Wisata Sendang Keongan Grobogan: Harga Tiket, Lokasi hingga Daya Tarik
Legenda tersebut menceritakan bahwa dalam perjalanan cinta mereka, Roro Mendut dan Sunan Katong akhirnya kehilangan jiwanya di tempat tersebut. Roro Mendut tidak patuh pada perintah ayahnya, Sunan Prawoto, yang memerintahkan anak buahnya untuk mencari Roro Mendut dan memaksanya pulang.
Roro Mendut tetap menolak untuk pulang setelah bertahun-tahun pergi bersama Sunan Katong tanpa ada kabar, Sunan Prawoto memerintahkan anak buahnya untuk membunuhnya jika ia menolak untuk pulang.
Anak buah Sunan Prawoto, yang terpaksa melaksanakan perintah tersebut, akhirnya menghabisi nyawa Roro Mendut. Ketika Sunan Katong mengetahui bahwa kekasihnya telah kehilangan jiwanya, ia mencoba untuk menolong Roro Mendut dengan menelungkupinya.
Namun, usahanya sia-sia, dan ia juga akhirnya kehilangan nyawa oleh tombak yang sama yang menembus tubuh Roro Mendut. Keduanya akhirnya terbawa tombak di tempat tersebut. Inilah sekelumit cerita legenda tentang Sendang Keongan Grobogan yang hingga kini masih menarik banyak pengunjung setiap kali liburan tiba.
Sendang Keongan cocok untuk menikmati liburan sekolah sembari melihat alam sekitar
Sendang Keongan Grobogan juga memiliki manfaat besar bagi masyarakat sekitar. Sumber air sendang ini tidak pernah surut, bahkan di musim kemarau, sehingga sangat bermanfaat untuk air minum, pengairan sawah seluas 36 hektar, mandi, dan kebutuhan lainnya. Dengan demikian, Sendang ini sangat membantu dalam meningkatkan ekonomi warga setempat.
Di sekitar Sendang Keongan, terdapat pohon besar dan rimbun yang menambah keindahan tempat tersebut. Mata air Sendang Keongan memiliki kedalaman 4 meter dan tetap mengalir meskipun musim kemarau.
Pada bulan Syawal, Sendang ini menjadi semakin ramai dengan pengunjung dari berbagai daerah, seperti Kudus, Demak, dan lainnya.
Gimana? Tertarik ke sini bersama keluarga saat liburan sekolah? Atau saat menikmat weekend? (*).





