SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang bakal menghadapi laga-laga krusial sepanjang Oktober 2025 mendatang setelah menderita tiga kekalahan beruntun selama September di Pegadaian Championship 2025/2026.
Tren negatif itu memaksa Mahesa Jenar menatap padatnya lima laga menantang bulan depan. Pelatih PSIS, Kahudi Wahyu, sendiri menerima tanggung jawab penuh atas hasil buruk timnya.
“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekalahan ini. Tiga pertandingan terakhir sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya,” ujarnya, baru-baru ini.
BACA JUGA: Sempat Cetak Gol ke Gawang Persiba, PSIS Semarang Kalah 1-2, Tertahan di Dasar Klasemen
Namun, ia menegaskan bahwa penyesalan tidaklah cukup. Kahudi meminta seluruh pemain segera berbenah.
“Saya minta anak-anak jangan saling menyalahkan, tapi introspeksi diri masing-masing,” tegasnya.
Pesan itu menjadi modal penting sebelum menghadapi jadwal ketat Oktober. Target realistisnya ialah meraih minimal dua kemenangan agar keluar dari zona degradasi.
BACA JUGA: Jelang Jamu Persiba di Jatidiri Besok, 3 Pemain Asing PSIS Semarang Absen: Marko, Luan, Camilo
Jadwal laga Oktober 2025 PSIS Semarang:
- 4 Oktober: PSIS vs Barito Putera, Stadion Jatidiri, 19.00 WIB
- 11 Oktober: Persipal vs PSIS, Stadion Gawalise Palu, 15.30 WIB
- 19 Oktober: PSIS vs PSS Sleman, Stadion Jatidiri, 19.00 WIB
- 26 Oktober: Deltras Sidoarjo vs PSIS, Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 15.30 WIB
- 31 Oktober: PSIS vs Persela Lamongan, Stadion Jatidiri, 15.30 WIB
BACA JUGA: Pelatih Bandingkan Kondisi PSIS Semarang dengan Klub Top Dunia: Kalah Beruntun Bisa Balik Papan Atas
Sorotan utama tertuju pada Derby Klasik melawan PSS Sleman pada 19 Oktober. Pertandingan itu tidak hanya soal tiga poin, tetapi juga pertaruhan gengsi di hadapan pendukung sendiri.
Selain itu, laga kandang melawan Barito Putera dan Persela Lamongan pun mesti PSIS menangkan. Sementara dua laga tandang ke Palu dan Sidoarjo wajib mereka manfaatkan untuk menambah poin berharga.
Oktober menjadi momen penentu arah perjalanan PSIS musim ini. Gagal memanfaatkan lima kesempatan itu berarti memperdalam keterpurukan di dasar klasemen. (*)





