Pendidikan

Serunya Siswa SDN Jatisari Main Ranking 1, Kenali Bakat Siswa dengan Cara Unik!

×

Serunya Siswa SDN Jatisari Main Ranking 1, Kenali Bakat Siswa dengan Cara Unik!

Sebarkan artikel ini
Libur Ramadan | SDN jatisari KBM
Siswa SDN Jatisari mengawali tahun ajaran baru dengan program diagnosis awal, Jumat, 26 Juli 2024. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sekolah telah selesai terlaksana. Kini saatnya peserta didik memulai pembelajaran.

SDN Jatisari menandai mulainya tahun ajaran baru bagi para siswa dengan beragam kegiatan menyenangkan. Salah satunya dengan program diagnosis awal yang berlangsung pada Jumat, 26 Juli 2024.

Kepala SDN Jatisari, Lia Maylani menuturkan, seluruh siswa mengikuti program diagnosis. Yakni siswa kelas satu hingga enam SDN Jatisari yang berjumlah 482 siswa.

Sesuai namanya, kegiatan tersebut bertujuan untuk mendiagnosis atau mengevaluasi potensi siswa sejak awal.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan awal baik literasi, numerasi, minat, bakat maupun karakter,” katanya kepada beritajateng.tv.

BACA JUGA: Momen MPLS, Guru SDN Jatisari Nyamar Jadi Banyak Profesi, Ada Pegawai SPBU hingga Driver Online

Ia mengatakan, untuk program diagnosis awal ini pihaknya menggunakan berbagai metode yang menyenangkan. Mulai dari penggunaan video, buku cerita, wawancara, berdialog, game, hingga permainan rangking 1.

Ia mencontohkan, permainan ranking 1 adalah program yang pernah populer di salah satu stasiun televisi. Dalam permainan itu, guru akan memberikan pertanyaan literasi atau numerasi kepada siswa. Kemudian, siswa menjawab melalui papan.

“Guru akan mencatat siswa yang benar untuk menentukan analisa kemampuan siswa sesuai capaian pembelajaran,” sambungnya.

Berikan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa SDN Jatisari

Lebih lanjut, Lia menilai jika pengenalan awal terhadap bakat, minat, dan potensi siswa semestinya dilakukan sedini mungkin. Salah satunya pada moment awal semester.

Sehingga, guru memungkinkan untuk lebih memahami kebutuhan setiap siswa dan memberikan pembelajaran yang sesuai.

“Mengenali bakat, minat dan potensi siswa sejak awal supaya guru dapat mengenal siswa dan mampu memberikan pembelajaran sesuai dengan kebutuhannya,” kata Lia.

Ia berharap, dengan diagnosis awal ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan serta perkembangan pribadi setiap siswa sejak dini. Khususnya kepada siswa SDN Jatisari.

BACA JUGA: Kegiatan Penting di MPLS 2024, Ini Materi Wawasan Wiyata Mandala untuk SD, SMP, dan SMA