Di sisi lain, Anggota Komisi I DPR RI Syahrul Aidi Maazat mengingatkan masyarakat agar mewaspadai kampanye LGBTQ di media sosial dari sudut pandang ketahanan nasional.
Pernyataan tersebut merupakan respons atas unggahan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI). Yang mana sebelumnya menyebut belum ada riset yang membuktikan homoseksualitas sebagai gangguan mental.
BACA JUGA: Kasus HIV Tinggi, DPRD Temukan Rumah Kos di Semarang Jadi Base Camp Komunitas Gay
Menurut Syahrul, ancaman terhadap negara saat ini tidak hanya berbentuk serangan militer, tetapi juga dapat muncul melalui penyebaran ideologi maupun budaya.
“Di era modern, ancaman terhadap negara tidak selalu berbentuk invasi bersenjata. Ancaman juga dapat hadir dalam bentuk penyebaran ideologi, budaya, dan nilai yang bertentangan dengan jati diri bangsa,” tegasnya. (*)





