DEMAK, beritajateng.tv – Jelang perayaan Natal dan Tahun baru (Nataru) dan Pemilu 2024, Pemerintah Kabupaten Demak meningkatkan koordinasi maupun komunikasi menjaga kondusifitas keamanan.
Hal tersebut Bupati Demak Eistianah sampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Forkopimda bersama Forkopimcam se Kabupaten Demak.
Rakor ini mengambil tema Sinergitas dalam menciptakan Nataru dan Pemilu tahun 2024 yang damai dan kondusif di Kabupaten Demak, Senin (11 Desember 2023).
Bupati Demak mengatakan, koordinasi serta komukasi lintas instansi di kabupaten Demak sangatlah penting.
Hal ini mengingat kondusifitas serta keamanan wilayah bukanlah tanggung jawab eksklusif pemerintah. Tetapi merupakan hasil dari keterlibatan aktif dan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Setiap individu, keluarga, komunitas, dan organisasi memiliki andil. Dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis,” kata Eistianah.
Setelah perayaan Nataru, lanjut bupati, tidak berselang lama pemerintah kabupaten Demak mempunyai hajatan besar Pemilu 2024.
Hajatan itu bersifat nasional yakni pemilihan kepala negara, oleh sebab itu pentingnya menjaga lebih dini kondisi keamanan lingkungan di kabupaten Demak.
Siapkan Perayaan Nataru dan Pemilu 2024
“Koordinasi yang baik antara Forkopimda dan Forkopimcam menjadi kunci utama. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, baik sebelum pelaksanaan pemilu ataupun sesudahnya,” tegas Eistianah.
Bupati Demak menjelaskan bahwa pihaknya juga harus mengantisipasi dan memperketat penjagaan. Terutama di tempat ibadah, pusat perbelanjaan, transportasi umum dan pusat keramaian lainnya.
“Yang lebih penting, kita harus mempersiapkan pemilu dengan sebaik mungkin agar agenda besar ini bisa berjalan maksimal,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga harus melakukan berbagai upaya agar warga Demak bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik. Mengingat keberhasilan pemilu akan menjadi landasan bagi kehidupan politik kita di masa depan.
“Selain kondusifitas wilayah, partisipasi pemilih menjadi poin penting dalam keberhasilan pemilu. Sukses tidaknya pelaksanaan pemilu, salah satunya oleh partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Demak, Kendarsih Iriani mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting. Untuk memperkuat sinergitas dan kerja sama antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan instansi terkait lainnya. Dalam menciptakan suasana yang aman dan harmonis bagi masyarakat kabupaten Demak.
“Dari kajian ini semoga menghasilkan hal positif supaya dapat terimplementasikan secara nyata. termasuk menciptakan kondusifitas keamanan dan kenyamanan warga kabupaten Demak.(*)
Editor: Elly Amaliyah




