Nasional

Siti Fadilah Soal Penyebaran Nyamuk Wolbachia di Indonesia: Segera Hentikan!

×

Siti Fadilah Soal Penyebaran Nyamuk Wolbachia di Indonesia: Segera Hentikan!

Sebarkan artikel ini
ilustrasi nyamuk DBD Jawa Tengah
Ilustrasi nyamuk. (Foto: Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah baru-baru ini menjadi sorotan sejak ia menegaskan untuk menghentikan penyebaran nyamuk Wolbachia di seluruh Indonesia.

Siti Fadilah mengatakan bahwa penyebaran nyamuk Wolbachia dapat membawa resiko penyakit kepada masyarakat.

Selain itu, Siti Fadilah juga menyinggung tentang kemunculan penyakit baru atas dari penyebaran nyamuk Wolbachia di beberapa titik kawasan Indonesia.

“Penyebaran nyamuk Wolbachia ini membawa resiko bagi kesehatan masyarakat dan bisa menimbulkan penyakit baru yang berbahaya bagi kesehatan rakyat Indonesia. Segera hentikan!” tegas Siti Fadilah pada Minggu, 12 November 2023.

Ia juga menambahkan bahwa sifat dari penyebaran nyamuk Wolbachia ini adalah percobaan. Ia melarang adanya penyebaran nyamuk tersebut demi masyarakat.

BACA JUGA: Atasi DBD, Pemkot Berinovasi Kembang Biakan Nyamuk Wolbachia di Semarang

“Ini namanya rakyat kita jadi kelinci percobaan dan ini tidak boleh. Siapa yang bertanggung jawab terhadap resiko yang akan datang,” ujarnya.

Mempertanyakan perizinan program penyebaran nyamuk Wolbachia

Dalam hal ini, Siti Fadilah pun menyoroti adanya keterlibatan dari Kementrian Kesehatan, terutama dalam hal perizinan.

“Apakah sudah ada ijin keamanan dan pertahanan? Karena ini menyangkut kedaulatan Republik Indonesia. Jangan sembarangan menyetujui percobaan yang langsung dilakukan pada rakyat Indonesia,” ujarnya.

Melansir dari pernyataan Siti Fadilah yang diunggah oleh akun soultaker di TikTok, ia menyebut bahwa pemerintah telah berhasil mengendalikan penyakit Demam Berdarah dalam sepuluh tahun terakhir.

Namun, program penyebaran nyamuk tersebut mengklaim akan menurunkan penyakit Demam Berdarah, yang bekerja sama dengan World Mosquito Program (WMP).

Gerakan Sehat Untuk Rakyat Indonesia sangat prihatin dengan program pemerintah untuk menyebarkan jutaan telur nyamuk Aedes Aegypti yang terpapar bakteri Wolbachia.

Selanjutnya, mereka meminta Pemerintah untuk segera menghentikan pelepasan 200 juta nyamuk tersebut di Pulau Bali pada Senin (13/11).

Selain pulau Dewata, juga yang terdapat di lima kota lainnya: Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Kupang, dan Bontang.