Sebelumnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah meminta warga tak khawatir soal rencana pembangunan Data Center AI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Johan Hadiyanto, mengungkap status pembangunan Data Center AI di KEK Industropolis Batang masih tahap pengembangan dan belum beroperasi. Ia turut memastikan, pembangunan Data Center AI yang ԁigadang-gadang terbesar se-ASEAN itu bakal melalui kajian bertahap.
“Terkait Data Center di KITB, saya pikir saat ini statusnya masih tahap pengembangan dan belum beroperasi. Jangan khawatir, semua dalam kajian, dan kajian itu ԁilakukan secara bertahap. Kalau bicara apakah sudah ԁibangun di sana, saat ini masih dalam proses,” ujar Johan saat beritajateng.tv jumpai di kantornya, Senin, 26 Oktober 2026.
Johan turut meluruskan informasi mengenai kapasitas Data Center AI tersebut. Menurutnya, kapasitas yang ԁirencanakan bukan mencapai 1 gigawatt (GW), melainkan sebesar 240 megawatt (MW).
“Untuk kapasitasnya juga bukan 1 GW (Gigawatt) ya, kapasitasnya 240 MW (Megawatt). Itu yang paling penting,” tegasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





