Politik

Soal Debat Cawapres Ditiadakan, Puan Maharani Bilang Begini

×

Soal Debat Cawapres Ditiadakan, Puan Maharani Bilang Begini

Sebarkan artikel ini
PDIP Kudus
Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Politik Puan Maharani saat memimpin konsolidasi internal partai di Kantor DPC PDIP Kabupaten Kudus, Selasa, 25 Juli 2023. (Foto: Dok. Pribadi)

BOYOLALI, beritajateng.tv – Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan pihaknya segera meminta Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md untuk membicarakan lagi soal format debat calon presiden dan wakil presiden pada kampanye Pemilu 2024. Hal tersebut setelah muncul keputusan KPU menghilangkan debat cawapres.

Menurut Puan, masyarakat perlu mengetahui visi misi pasangan capres dan cawapres yang mengikuti kontestasi pilpres. Tidak hanya dari capresnya, tetapi juga dari cawapresnya.

BACA JUGA: Soal Perubahan Format Debat Capres-Cawapres dari KPU RI, Begini Tanggapan Gibran, Tidak Takut Lagi?

“Kami akan cermati dulu apakah kemudian hal itu (debat capres-cawapres) seperti sekarang jadi berita. Untuk itu, saya akan meminta kepada tim capres dan cawapres untuk bisa membicarakan hal itu kembali,” kata Puan Maharani usai acara penyerapan aspirasi dari para seniman dan seniwati di Kebun Raya Indrokilo Boyolali, Jawa Tengah, Minggu 3 Desember 2023.

Puan mengatakan, bagi partai politik pengusung pasangan calon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud, debat tersebut menjadi sangat penting untuk bisa mengetahui visi dan misi bukan hanya dari capres, tetapi juga dari cawapres.

“Jadi, ini sebaiknya kita bicarakan kembali bagaimana baiknya ke depan. Sesuai dengan aturannya memang akan ada lima kali debat capres-cawapres. Apa ini nanti hanya capres atau capres dan cawapres,” kata Puan.

Puan juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) berembug kembali dengan tiga pasangan calon dan timnya untuk menyamakan persepsi mengenai masalah debat capres-cawapres. Dengan begitu, masyarakat bisa menilai siapa calon terbaik dan kemudian bisa melihat visi misi dari calon pemimpin bangsanya.

“Kami ikuti saja aturannya bagaimana seperti yang sudah antara KPU dan DPR sepakati serta hal lain yang sudah pihak terkait bahas sebelumnya. Itu saja,” tambah Puan.

Debat cawapres hilang, Puan tegaskan tim siap ikuti regulasi

Dia berharap masyarakat bisa melihat pasangan capres-cawapres terbaik melalui mekanisme debat tersebut.

Kendati demikian, Puan mengatakan timnya bakal mengikuti regulasi yang ada jika sudah KPU tetapkan.

Ia sepakat pemilu harus berlangsung dengan baik, cerdas, gembira, dan netral. Puan juga berharap pemilu yang berlangsung 5 tahun sekali, masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan meskipun berbeda pilihan politik.

BACA JUGA: Viral Gibran Kerap Mangkir Debat, Jubir TKD Jateng Mengelak: Prabowo-Gibran Bagi Tugas

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menegaskan pelaksanaan debat calon presiden dan calon wakil presiden dilakukan dengan merujuk pada Undang-undang Pemilu. Yakni bakal berlangsung sebanyak tiga kali untuk calon presiden dan dua kali untuk calon wakil presiden. Hal itu sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2023 Pasal 50 Ayat (1).

“Capres itu tiga kali dan cawapres dua kali,” kata anggota KPU RI Idham Holik, Sabtu.

Idham mengatakan lembaganya akan menyampaikan kepada tim kampanye untuk menghadirkan semua pasangan calon dalam setiap sesi debat. Dalam pelaksanaannya, proporsi bicara akan sesuai dengan konteks debat.

“Rencananya akan didampingi oleh pasangan masing-masing. Misalnya, pada saat debat capres, aktor utamanya adalah capres itu sendiri dalam menyampaikan pendalaman materi visi, misi, dan program pencalonan. Dalam debat ini, cawapres hanya mendampingi,” kata Idham. (ant)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp