Ia mengimbau kepada hotel-hotel untuk mengantisipasi celah-celah kelemahan digital platform. “Mungkin karena terlalu percaya diri terhadap aplikasi yang mereka gunakan. Nah inilah kelemahan kita sebenarnya sehingga perlu di siasati, di hadapi dan di antisipasi sebaik-baiknya,” kata dia.
Wing berharap pihak restoran, perhotelan serta Kominfo bisa segera memproteksi dan menindaklanjuti laporan sehingga kejadian semacam ini tidak terulang lagi.
“Tidak ada yang melaporkan pada kami. Baru sekedar menginformasikan ada hal seperti itu. Semoga tidak terjadi di kota Semarang. Kami berharap tidak akan mengganggu sektor perekonomian khususnya sektor pariwisata,” ujarnya. (*)





