“Tentu kami harus melakukan investigasi. Saya sudah tanya kepada mereka, ‘Siapa wanita yang pakai seragam ASN itu?’ Mereka bilang, ‘Kami tidak kenal, wajahnya tidak jelas. Kami tidak tahu itu benar atau tidak.’ Jika begitu, apa yang sebenarnya terjadi? Mereka mengatakan bahwa tidak ada instruksi semacam itu. Ini menunjukkan adanya kebohongan,” tuturnya.
TONTON JUGA: Video ASN Boyolali Dapat Arahan Dukung Ganjar, Pemprov Jateng Turunkan Satgas
“Kita harus lebih berhati-hati. Di Boyolali, PDIP punya pengaruh yang besar, begitu pula di Solo dan Wonogiri. Partai ini punya pengaruh yang kuat di sebagian besar wilayah di sekitar Surakarta. Oleh karena itu, partai ini rentan terhadap isu-isu semacam ini,” imbuh Pacul.
Sebelumnya, sebuah pengakuan viral di media sosial muncul dari seorang perempuan yang mengenakan seragam ASN Pemerintah Kabupaten Boyolali. Ia mengklaim mendapatkan instruksi dari atasan untuk mendukung partai berlambang banteng dan memberikan suara kepada Ganjar Pranowo sebagai presiden. (*)





