Jadwal tersebut menjadi bagian dari kesehariannya sebagai atlet pelajar. Kemampuan olahraga harus terus diasah, sementara pendidikan tetap menjadi tanggung jawab yang tidak bisa ditinggalkan.
“Jadi, setiap hari kita juga ada latihan khusus buat meningkatkan kemampuan kita, selain sekolah,” ucapnya.
Raih Tiga Emas dari Tiga Nomor
Kerja keras itu berbuah hasil di Porprov Jawa Tengah 2026. Mewakili Kabupaten Jepara, Dela Agustina Ramadani meraih tiga medali emas dari tiga nomor yang diikutinya, yakni tim regu, tim dobel, dan inter regu.
Dela Agustina Ramadani, yang berasal dari Desa Kalipucang Kulon, Kecamatan Welahan, Jepara, ini mengakui persaingan dalam kompetisi tersebut tidak mudah. Kabupaten Kendal menjadi salah satu lawan terberat yang harus dia hadapi.
Dalam sepak takraw, kemampuan individu bukan satu-satunya penentu kemenangan. Setiap pemain harus mampu menjaga koordinasi dan kekompakan. Tujuannya agar permainan tim berjalan efektif. Semangat bertanding dan sportivitas juga menjadi bagian penting dalam menghadapi lawan.
BACA JUGA: Polisi Dalami Dugaan Kelalaian dalam Insiden Meninggalnya Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia, 4 Saksi Diperiksa
Dela Agustina Ramadani merasakan langsung pentingnya faktor-faktor tersebut. Dukungan pelatih turut membantu menjaga kepercayaan diri. Terutama ketika menghadapi pertandingan yang menuntut konsentrasi dan ketenangan.
“Dari kemampuan, kekompakan juga harus semangat. Motivasi dari pelatih-pelatih sini sangat membantu. Tetap jadi diri sendiri di lapangan, jangan mudah goyah, tetap yakin sama diri sendiri,” ucap dia.
Kisah Dela Agustina Ramadani memperlihatkan bagaimana pembinaan olahraga dapat berjalan beriringan dengan pendidikan. Juga untuk menghasilkan atlet berprestasi, prosesnya tidak cukup hanya dengan menyediakan tempat berlatih. Seleksi, pendampingan pelatih, kedisiplinan, dan kesempatan berkompetisi, juga menjadi bagian dari perjalanan atlet.
Seleksi Atlet
Kepala Seksi Kepelatihan Balai PPLOP/PPOP Jawa Tengah pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Anastasia Rita Eny Wijayanti, mengatakan, siswa SMANKO direkrut melalui seleksi, dengan mempertimbangkan potensi dan prestasi olahraga mereka.





