“Anak-anak yang mengikuti seleksi, dilaksanakan oleh Balai PPLOP. Kita mencari anak-anak yang memang punya prestasi olahraga,” kata Rita.
Menurut dia, siswa SMANKO memperoleh fasilitas pendidikan dan asrama, uang saku, serta kesempatan menjalani latihan rutin pada pagi dan sore hari. Pembinaan prestasi atlet dilakukan melalui Balai PPLOP/PPOP Jawa Tengah.
BACA JUGA: Cerita Meidina Riani Putri, Karateka asal Kabupaten Semarang Peraih Medali Emas Porprov Jateng 2026
Pembinaan itu mencakup 24 cabang olahraga. Sejumlah cabang, termasuk sepak takraw, telah mencatatkan prestasi hingga tingkat internasional.
Rita bilang, kualitas pelatih menjadi salah satu perhatian dalam proses pembinaan. Pelatih dipilih berdasarkan kompetensi dan rekam jejak prestasi, dengan sertifikasi minimal tingkat nasional.
“Kami memilih benar-benar pelatih yang andalan Jawa Tengah. Kami membina mereka untuk berprestasi,” ucap dia. (*)





