UNGARAN, beritajateng.tv — Peta persaingan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Semarang mulai terlihat. Wilayah Ungaran dan Bergas diprediksi menjadi pusat persaingan paling ketat dalam perebutan kursi peserta didik baru tingkat SMP.
Prediksi tersebut mengemuka dalam agenda Penandatanganan Pakta Integritas SPMB 2026/2027 di Aula Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Jumat 8 Mei 2026.
Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, M Taufiqur Rahman, menjelaskan jumlah lulusan SD dan MI tahun ini mencapai 15.474 siswa. Sementara daya tampung SMP dan MTs tersedia sebanyak 16.576 kursi.
Secara keseluruhan, kuota kursi memang masih surplus 1.102 kursi. Namun, pemerataan persaingan antarwilayah tidak sama.
“Wilayah Ungaran Barat, Ungaran Timur, dan Bergas perkiraannya menjadi titik persaingan paling ketat karena jumlah calon siswa tinggi, sementara SMP negeri yang tersedia terbatas,” jelasnya.
BACA JUGA: SPMB 2026 Semarang Prioritaskan Siswa Miskin, 33 Sekolah Swasta Gratis Tengah Proses
Sebaliknya, wilayah pinggiran Kabupaten Semarang terprediksi memiliki tingkat persaingan yang lebih longgar.
Untuk jenjang SD, daya tampung yang tersedia mencapai 23.165 kursi. Sementara jumlah lulusan TK dan RA tahun ini tercatat 13.865 anak.
Taufiq optimistis kuota tersebut tetap dapat terpenuhi karena ijazah TK bukan syarat wajib masuk SD.
Selain itu, ia mengungkapkan adanya perubahan teknis pada SPMB 2026, khususnya jalur prestasi. Jika sebelumnya hanya mengandalkan nilai rapor dan piagam penghargaan, kini calon siswa juga wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“Sementara jalur domisili atau zonasi penerapannya masih seperti tahun sebelumnya,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menegaskan komitmennya menjaga integritas selama proses SPMB berlangsung.
Ia meminta seluruh pihak menghindari praktik titip-menitip maupun pungutan liar dalam proses penerimaan peserta didik baru.
“Saya pastikan ada asas keterbukaan dan keadilan. Tidak ada titip-titipan, tidak ada pungli, apalagi permainan lain. Semua harus fairplay melaksanakan aturan yang ada,” tegasnya.
BACA JUGA: SMP Swasta Merugi Akibat SPMB, Kepala Sekolah: Harus Ada Kebijakan yang Adil
Adapun jadwal pelaksanaan SPMB 2026/2027 mulai dengan tahap pendaftaran pada 2–4 Juni 2026. Tahap analisis dan pemeringkatan berlangsung 5 Juni 2026, pengumuman hasil seleksi pada 6 Juni 2026, dan daftar ulang berlangsung pada 8–11 Juni 2026. (*)
Editor: Farah Nazila





