Pendidikan

Tak Melulu Game Online, Begini Keseruan Siswa SD & SMP se-Kota Semarang Main Permainan Tradisional

×

Tak Melulu Game Online, Begini Keseruan Siswa SD & SMP se-Kota Semarang Main Permainan Tradisional

Sebarkan artikel ini
Susunan Acara 17 Agustus | Permainan Tradisional Semarang
Sejumlah siswa SD di Kota Semarang saat mengikuti lomba balap terompah panjang di halaman Dinas Arpus Kota Semarang, Kamis, 25 April 2024 pagi. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

Sebab menurutnya, permainan tradisional merupakan budaya bangsa Indonesia yang memiliki banyak nilai positif. Oleh karenanya, permainan tradisional juga kerap ia ajarkan pada saat jam pelajaran.

“Mulai dari pembinaan mental, kerja sama, gotong royongnya, nilai-nilai yang terkandung sangat banyak sekali,” tandasnya.

BACA JUGA: Ajak Anak Autis Bermain Permainan Tradisional, Begini Cara Pusat Layanan Anak Terapkan Play Therapy

Sementara itu, Elisabeth Citra, salah satu siswa SMPN 17 Semarang, mengaku hobi bermain game online Free Fire (FF). Meski begitu, siswi berusia 14 tahun itu tetap berusaha menyeimbangkan waktu dengan bermain permainan tradisional.

Ia sering bermain gobak sodor, egrang, hingga gangsing. Hari ini, ia mengikuti lomba gangsing dan berhasil menyabet juara pertama.

“Enggak bisa milih antara FF atau permainan tradisional. Kalau permainan tradisional bikin capek tapi banyak senengnya, terus bikin lupa sama HP juga,” katanya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp