Lebih lanjut Hery Sutiyono menjelaskan, untuk merealisasikan target tersebut, para atlet diwajibkan menjalani pemusatan latihan (TC) yang akan dimulai 1 Maret 2023.
Atlet yang ditargetkan meraih emas menjalani TC selama lima bulan, perak empat bulan, perunggu tiga bulan dan nonmedali menjalani TC selama dua bulan.
‘’Kami menyiapkan anggaran cukup besar untuk pelaksanaan TC,’’ ungkap Hery Sutiyono.
Menurutnya, atlet yang menjalani TC akan mendapatkan uang saku Rp 1 juta perbulan untuk atlet yang diprediksi meraih medali emas, Rp 700 ribu medali perak, Rp 500 ribu medali perunggu dan atlet nonmedali mendapatkan uang saku Rp 300 perbulan selama mengikuti TC. Tak hanya uang saku.
Menurut Hery Sutiyono, kebutuhan atlet seperti makan, vitamin dan suplemen lainnya dipenuhi ketika menjalani pemusatan latihan.
Selain atlet, pelatih juga mendapat uang saku dan kebutuhan makan serta vitamin dipenuhi.
‘’Kami tak main-main dalam menyiapkan atlet ini. KONI juga telah membentuk tim monitoring untuk memantau dan mengawasi pemusatan latihan. Jadi, pemusatan latihan ini harus benar-benar dilaksanakan dengan baik 7 hari dalam sepekan dan 30 hari dalam satu bulan,’’ tegasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





