Jateng

Tarik Bajaj untuk Lunasi Utang, Kisah Slamet Mulyono Raih Peringkat 1 Driver Maxride Terbaik di Semarang

×

Tarik Bajaj untuk Lunasi Utang, Kisah Slamet Mulyono Raih Peringkat 1 Driver Maxride Terbaik di Semarang

Sebarkan artikel ini
Driver Bajaj
Driver bajaj Maxride Slamet Mulyono dan Yuliana istrinya usai menerima penghargaan driver bajaj terbaik di Kota Semarang, Sabtu, 14 Februari 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Siapa sangka, profesi driver bajaj yang baru ia jalani beberapa bulan mampu mengubah kondisi ekonomi Slamet Mulyono (45). Warga Ngablak Indah, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang itu kini berhasil menutup utang yang sempat menumpuk akibat usaha kecil miliknya terpuruk setelah pandemi Covid-19.

Slamet sebelumnya merupakan pedagang pakaian dalam dengan omzet sekitar Rp5 juta per bulan sebelum pandemi. Namun setelah Covid-19, pendapatannya turun hingga sekitar 50 persen dan membuat kondisi keuangan keluarga terganggu.

BACA JUGA: Bajaj Maxride Sosialisasikan Transportasi Aman dan Ramah Anak di Gathering Kepala Sekolah SD

“UMKM saya menurun setelah pandemi. Utang juga ada dari situ. Setelah gabung di [bajaj] Maxride ini alhamdulillah bisa ketutup semua,” ujar Slamet usai mendapatkan penghargaan driver terbaik pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Keputusan bergabung sebagai driver bajaj Maxride sejak Oktober 2025 menjadi titik balik hidupnya. Dalam kurun waktu dari bulan September 2025 hingga Februari 2026, ia berhasil mencatatkan 1.976 orderan dengan total pendapatan Rp36.330.820. Perolehan itulah yang mengantarkannya meraih peringkat pertama dalam kategori 10 Driver Bajaj Terbaik Kota Semarang.

Driver Bajaj Maxride Slamet Mulyono Berjuang Demi Keluarga dan Masa Depan Anak

Sebagai ayah tiga anak, yang sulung duduk di kelas 3 SMA, kedua kelas 1 SMP, dan bungsu berusia 4 tahun, Slamet menjadikan pekerjaannya sebagai tulang punggung keluarga. Ia kerap bekerja hingga malam hari demi memastikan kebutuhan rumah tangga tercukupi.

Sang istri, Yuliana (37), mengaku selalu mendukung pekerjaan suaminya meski harus pulang larut malam. “Didukung, karena buat pemasukan rumah tangga,” ujar Yuliana.

Kini, kondisi ekonomi keluarga mereka jauh lebih stabil. Utang yang sempat menjadi beban pikiran berhasil dilunasi, dan kebutuhan sehari-hari tercukupi.

BACA JUGA: Buka Kesempatan Ekonomi-Sosial, Maxride Tawarkan Investasi Bajaj di Kota Semarang

“Iya, utang-utang yang dulu itu sekarang ketutup semua. [Pekerjaan] ini sangat membantu saya untuk menghidupi keluarga,” kata Slamet.

Slamet mengaku tidak memiliki trik khusus untuk meraih ribuan order tersebut. Ia hanya berusaha konsisten bekerja setiap hari dan tidak menolak pesanan selama masih memungkinkan.

“Yang penting semangat. Kalau ada order masuk ya diambil. Lama-lama kan jadi banyak. Saya kerja on time,” katanya.

Dalam seminggu, ia bisa memperoleh penghasilan bersih lebih dari Rp1 juta. Bahkan pada hari sepi sekalipun, ia masih bisa membawa pulang sekitar Rp250 ribu.

Orderan Rute Kota hingga Pinggiran Semarang

Untuk mengejar order, Slamet biasanya beroperasi di kawasan tengah Kota Semarang seperti jalur Pemuda hingga Simpang Lima yang menurutnya paling ramai.

“Di tengah kota itu bunyi terus. Antara Pemuda sampai Simpang Lima itu ramai,” ungkapnya.

Ia juga pernah mengantar penumpang hingga rute cukup jauh seperti Bandungan, Tlogosari, Mijen, hingga Pudak Payung. “Pernah sampai Bandungan juga, masih kuat tarikannya,” katanya.

BACA JUGA: Bajaj Maxride Semarang Bantah Wajib KIR, Klaim Beri Manfaat Sosial Bagi Warga

Mayoritas penumpang merupakan anak muda yang penasaran mencoba bajaj modern. Bahkan saat hujan turun, permintaan bisa meningkat drastis.

“Kalau hujan sebentar saja bisa dapat Rp200 ribu sampai Rp300 ribu,” jelasnya.

Kisah Slamet menjadi inspirasi bahwa kerja keras dan keberanian mengambil peluang baru dapat menjadi jalan keluar dari kesulitan ekonomi. Dari beban utang hingga menjadi driver bajaj terbaik di Semarang, perjuangannya membuktikan bahwa harapan selalu ada bagi mereka yang tidak menyerah. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp